AYOJAKARTA.COM-- Dugaan tersangka Ferdy Sambo sebagai sosok psikopat kini kembali muncul, kali ini dilontarkan oleh Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel.
Sebelumnya, dugaan Ferdy Sambo psikopat pertamakali diungkapkan mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara.
Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, menyebut dugaan Ferdy Sambo Psikopat melihat dari langkah Ferdy Sambo yang melakukan perlawanan dahsyat terhadap ancaman hukuman, bahkan institusi Polri.
Baca Juga: 10 Tahun Menunggu, Bleach akan Melanjutkan Arc Terakhirnya
"Jangan-jangan menutupi kelemahan yang luar biasa, menutupi ketakutan yang luar biasa," kata Reza Indragiri dalam dialognya di kanal Youtube Irma Hutabarat-Horas Inang pada Minggu, 26 September 2022 dikutip dari bandungbarat.suara.com dalam artikel Ahli Forensik Ungkap Ferdy Sambo Diduga Psikofat, Harus Mendapatkan Penjagaan Ketat
Imbuh Reza, kekuasaan Ferdy Sambo sebelumnya sangat berkuasa dan kini menjadi powerless, tentu sangat berpengaruh. Kondisi seorang psikopat, menurut Reza juga harus mendapatkan penjagaan ekstra ketat.
Baca Juga: Intan Lembata Kini Digenjot Kesibukan: Nggak Bisa Tidur, Capek Luar Biasa
"Pasti tekanan batinnya juga luar biasa. Bahkan perasaan batinnya seolah-olah sudah mati," ujar Reza Indragiri.
Reza membeberkan, bahkan berdasarkan penelitian prevelensi orang yang mengakhiri hidup sendiri secara persentase di Kepolisian lebih tinggi dibanding masyarakat umum.
"Jangan sampai FS ini mengakiri hidupnya sendiri," kata Reza.
Baca Juga: Blak-Blakan, Hotman Paris Sempat Mau Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Ini Alasannya
Sebab, Reza melihat Ferdy Sambo dalam kondisi tak stabil. Ferdy Sambo sering berbelok-belok dalam perilakunya.
"Perilaku FS yang belok kanan belok kiri jangan-jangan sebuah penanda bahwa yang bersangkutan tidak stabil," kata Reza menduga.
Disebutkan Reza, perilaku Ferdy Sambo yang berbelok belok ini terlihat dalam suratnya. Ferdy Sambo mengatakan mengakui dan akan bertanggung jawab terhadap pembunuhan yang dilakukan pada Brigadir J.
Namun, pada faktanya suami Putri Candrawathi itu justru mengajukan banding terhadap keputusan KKEP hingga ke PTUN. Tindakan ini jelas tak sinkron.
"Itu tak sinkron, tidak stabil. Jadi kita punya alasan untuk mengingatkan teman-teman di Kepolisian, jaga FS baik-baik. Jangan sampai melakukan tindakan mengakhiri hidupnya sendiri," ungkap Reza.
Jika hal ini terjadi maka proses hukumnya akan semakin berat dan perjuangan menegakkan keadilan bagi Brigadir J akan sia-sia nantinya.***

Share this article
Ahli Forensik Ungkap tersangka Ferdy Sambo Psikopat, Harus Dijaga Ketat, simak berikut ini alasannya terkait dengan pembunuhan Brigadir J