AYOJAKARTA.COM - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat ini tengah jadi sorotan publik.
Bukan soal konten yang diunggah di kanal YouTubenya, melainkan sikap Dedi Mulyadi yang diketahui tidak hadir dalam sidang percerainnya bersama Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Bukan hanya pada sidang cerai perdana, Dedi Mulyadi juga diketahui tidak hadir di sidang cerai kedua pada 19 Oktober 2022.
Seperti diketahui, Anne Ratna Mustika telah menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Sidang cerai Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika sudah digelar dua kali.
Namun, pada dua kali sidang cerai itu, Dedi Mulyudi tidak hadir.
Baca Juga: Kesempatan Terakhir Mediasi, Kang Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika Rujuk?
Sikap Dedi Mulyadi ini lantas menimbulkan banyak pertanyaan dari warganet.
Bahkan, warganet sampai menyentil Dedi karena sikapnya.
Dikutip AyoJakarta.com dari suara.com berjudul "Netizen Sentil Kang Dedi: Bahagiakan Dulu Orang Terdekat Biar Seimbang"
"Kok bapak gak hadir sidang, padahal kalau menyempatkan hadir bisa membahagiakan istri, tetapi yang terjadi tetap tidak hadir. Bahagiakan dulu orang terdekat biar seimbang," tulis akun @yunalis_butik.
Ini dipertanyakan netizen yang gemes melihat kekehnya Kang Dedi akan prinsip hidupnya.
Komen itu merupakan respons terhadap foto keluarga di akun Instagram Kang Dedi, Minggu (23/10/2022). Dia tampak merangkul kedua anak lakinya dengan pakaian serba putih.
Baca Juga: Viral! Kang Dedi Mulyadi Temui Teteh S di Warung Kopi Plus-plus, Ini yang Dilakukan
"Ingatlah anak-anakku. Jika kebahagiaan yang kalian cari adalah untuk diri sendiri, maka itu bukan kebahagiaan, itu egoisme.
Kebahagiaan adalah saat orang lain bahagia karena kehadiran kita," demikian tulisnya dalam caption foto yang ramai mendapat komentar warganet.
Rabu (19/10/2022), lagi-lagi Kang Dedi tidak hadir dalam sidang di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Sebut Ogah Meratapi Sesuatu yang Sudah Diambil Orang, Siapa?
Rahmat Setiadi, kakak kandung Ambu Anne menyatakan bahwa niat melayangkan gugatan cerai ini sudah mulai dipikirkan sejak enam tahun lalu. Demikian, itu dicegah oleh almarhum ayah mereka.
Kini niat perceraian sudah bulan, dan kini langkah Ambu Anne didukung oleh anak dan keluarga besar.
"Udah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabarkan. Jadi almarhum itu, 2016 meminta sabar kepada Ambu. Jadi sekitar 6 tahun waktu yang kami untuk bersabar. Jadi ini puncaknya," jelas dia.
"Karena memang musyawarah yang kita lakukan di tingkat keluarga, anaknya sendiri merestui. Keluarga merestui dan mendukung penuh segala keputusan yang diambil Anne," imbuhnya. *** (Pratama/suara.com)

Share this article
Mangkir dua kali sidang cerai, Dedi Mulyadi kena sentil wargent, minta bahagiakan dulu orang sekitar agar seimbang.