AYOJAKARTA.COM - Permintaan maaf Ferdy Sambo kepada orang tua Brigadir J dapat dikatakan mengagetkan publik.
Dalam persidangan, Ferdy Sambo meminta maaf di saat seharusnya giliran Putri Candrawathi yang berbicara.
Saat Putri Candrawathi dipersilakan untuk bersaksi, terdengar Ferdy Sambo ingin menyela seperti dikutip ayojakarta.com dari tayangan YouTube tvOneNews pada Rabu (2/11/2022).
"Ada yang mau disampaikan?" tanya Majelis Hakim.
"Apabila diperkenankan", ucap Ferdy Sambo.
"Oh silakan.. silakan..", Majelis Hakim mempersilakan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Fakta Baru Pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi Kaget Saat Disebut Tembak Ajudan Ferdy Sambo
Sambo pun mulai membacakan teks yang telah dia siapkan.
"Terimakasih Yang Mulia. Bapak dan Ibu Yosua, saya sangat memahami perasaan bapak dan ibu. Saya mohon maaf atas apa yang telah terjadi. Saya sangat menyesal. Saat itu saya tidak mampu mengontrol emosi dan tidak jernih berpikir. Di awal, lewat persidangan ini, saya ingin menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi adalah akibat dari kemarahan saya atas perbuatan anak bapak kepada istri saya", ungkapnya.
Hadirin pada persidangan seperti menahan napas mendengar kata-kata Ferdy Sambo tersebut.
Beberapa orang yang hadir pelan-pelan mengeluarkan suara desisan kaget seolah tak percaya dengan yang mereka dengar.
Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Maaf Bunuh Yosua, Putri Candrawathi Doakan Brigadir J di Depan Orang Tuanya
Namun Ferdy Sambo masih meneruskan ucapannya.
"Itu yang harus saya sampaikan dan nanti akan dibuktikan di persidangan. Saya yakini bahwa saya telah berbuat salah dan saya akan bertanggung jawab secara hukum. Saya juga sudah minta ampun kepada Tuhan.Demikian Bapak (Majelis Hakim)," pungkasnya.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, Ferdy Sambo jelas telah mempersiapkan ucapan permintaan maaf tersebut karena dia telah menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Dia menyampaikan permintaan maaf sambil tetap membaca kertas teks, sehingga hampir bisa dipastikan tidak ada improvisasi dari kata-kata tersangka pada pembunuhan Brigadir J itu.
Hal lain yang menarik pada saat Ferdy Sambo meminta maaf adalah terlihat pengacara yang duduk di sampingnya, Arman Hanis, memperhatikan Sambo dan teks yang Sambo baca secara bergantian.
Arman duduk dan tidak pernah melepaskan pandangannya dari Sambo atau kertas teks yang dibaca Sambo.
Dengan mulut sedikit terbuka dan kernyitan pada dahinya, ia beberapa kali mengangguk kecil atas pernyataan Ferdy Sambo tersebut.
Mendengar pernyataan Ferdy Sambo, Bapak dari Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat terlihat tenang.
Namun, Ibu Almarhum Brigadir J terlihat gelisah seperti menahan emosinya.***

Share this article
Inilah detik-detik Ferdy Sambo minta maaf kepada orang tua Brigadir J, sebut peristiwa yang terjadi karena kemarahannya.