Cerita Susi Tidak Masuk Akal, Hakim: Jangan Anggap Kami Bodoh, Settingan ya Gini!

Susi dianggap mengarang cerita pertengkaran Kuat Maruf dan Brigadir J.
Susi dianggap mengarang cerita pertengkaran Kuat Maruf dan Brigadir J.

AYOJAKARTA.COM – Susi, ART Ferdy sambo dianggap tidak masuk akal oleh hakim di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada Eliezer.

Sebelumnya, Susi, ART Ferdy Sambo hadir sebagai saksi di persidangan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J dengan terdakwa Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pada sidang tersebut, Majelis Hakim yang meminta keterangan dari saksi Susi tidak kuasa menahan emosinya mendengar cerita ART Ferdy Sambo yang tidak masuk akal tersebut.

Baca Juga: Kata “Siap” yang Diucapkan Susi ART Ferdy Sambo di Persidangan adalah Bahasa Komando, Mungkinkah Diperintah?

Baca Juga: Dengar Kesaksian Susi ART Sambo Saat Ditanyai Hakim, Reaksi Bharada E dan Pengacaranya Bikin Warganet Salfok

Baca Juga: Susi ART Ferdy Sambo Peragakan Putri Candrawathi Tergeletak, Pakar Mikro Ekspresi: Saya Cukup Kagum

Susi bercerita ketika ada suatu adegan dimana Kuat Maruf menyuruh dirinya untuk melihat kondisi Putri Candrawathi yang terjatuh di depan kamar mandi.

“Saya tidak tahu, tapi saya disuruh Om Kuat untuk mengecek ibu ke atas. Saya buru-buru ke atas dan liat Ibu Putri Candrawathi dalam keadaan tidak berdaya,” ucap susi, dalam rekaman sidang yang diunggah ulang akun TikTok @dioysius.

Hakim kemudian bertanya, bagaimana bisa Kuat Maruf memerintah dirinya kalau Kuat sendiri belum melihat keadaan Putri Candrawathi.

“Kan saudara yang memerintahkan adalah saudara Kuat, tau dari mana Kuat. Apakah saudara Putri berteriak terlebih dahulu?,” tanya hakim.

Baca Juga: Susi Beberkan Perlakuan Tidak Biasa Kuat Maruf: Bisa Pegang Putri Candrawathi hingga Mampu Melarang Ajudan

Baca Juga: Susi ART Ferdy Sambo Beri Kesaksian saat Ada Keributan Antara Kuat Maruf dengan Brigadir J: Kata Ibu ...

“Saudara tidak tahu, tapi saudara tiba-tiba disuruh Kuat untuk naik ke atas,” tambahnya.

Kemudian, Susi bercerita bahwa ia tidak mengetahui hal tersebut dan melanjutkan ceritanya.

Susi mengatakan bahwa saat itu kondisi Putri Candrawathi sudah tergeletak dengan badan yang dingin.

Hakim kemudian bertanya lagi perihal apa yang terjadi pada saat itu, ketika Susi menghampiri Putri Candrawathi.

“Saudara katanya badannya dingin semua (Putri Candrawathi), emangnya saudara megangin?,” tanya hakim.

“Siap, megang tangannya sama kakinya Ibu, saya peluk. Saya panik dan nangis,” jawabnya.

Baca Juga: Susi ART Ferdy Sambo Beri Berbagai Jawaban Janggal Begini hingga Dicurigai Terima Arahan Lewat Handsfree

Mendengar jawaban tersebut, hakim kemudian bertanya apa yang dilakukan oleh Susi ART Ferdy Sambo setelahnya.

“Saudara pegang, saudara peluk. Terus apa yang saudara lakukan?,” ucap hakim.

Susi kemudian menjelaskan bahwa dirinya hendak meminta tolong kepada Brigadir J, tetapi Putri Candrawathi melarangnya. Barulah kemudian ia memanggil Kuat Maruf untuk memberikan pertolongan.

“Saya minta tolong sama omnya, terus Ibu mendengar suara saya. Ibu berkata jangan Om Joshua,” ucap Susi.

“Ya sudah saya manggil Om Kuat, Om Kuat tolongin Ibu. Baru Om Kuat naik ke atas” tambahnya.

Mendengar jawaban yang kurang memuaskan dari Susi, hakim kemudian mempertegas untuk mengetahui apa yang telah terjadi sebenarnya.

Baca Juga: Benarkah Arka Putra Kuat Maruf? Susi Sempat Keceplosan Sebut Hal Ini saat Ditanya Hakim soal Anak-anak Sambo

“Saya belum nanya Joshua. Kan saudara teriak, terus?,” tanya hakim dengan tegas.

“Teriak, terus Om Kuat naik ke atas, nanya kenapa Ibu begini,” jawab Susi.

“Terus Om Joshua mau naik ke lantai dua, tapi dihalau sama Om Kuat,” tambahnya lagi.

Dengan sedikit kesal, hakim kemudian mengatakan bahwa cerita dari Susi tersebut tidak masuk akal.

“Saya mau nanya sama saudara, masuk akal nggak sih cerita saudara ini?,” tanya hakim.

hakimkemudian mengatakan bahwa cerita tersebut tidak masuk akal ketika Putri Candrawathi membutuhkan pertolongan tetapi Kuat Maruf malah bertengkar dengan Brigadir J.

“Sementara saudara menemukan saudara Putri tergeletak, saudara minta tolong. Saudara Kuat sama saudara Joshua berantem, dilarang naik. Masuk akal nggak?,” tegasnya sekali lagi.

“Ketika saudara minta tolong, kan berharap siapa saja yang mendengar suara saudara naik membantu. Kok saudara bisa memastikan ia menghalau Joshua dari mana?,” tanya hakim.

“Kan Om Kuat naik ke atas, liat Joshua mungkin di bawah mau naik ke atas,” jawab Susi.

Mendengar jawaban yang sangat tidak memuaskan tersebut, hakim kemudian mengatakan bahwa cerita ART Ferdy Sambo tersebut settingan.

Ia kemudian menjelaskan ulang tentang cerita dari Susi tersebut yang ia nilai sama sekali tidak masuk akal.

“Loh, belum sampai situ. Inilah kalo namanya settingan ya begini. Kau anggap kami bodoh,” ucap hakim.

Baca Juga: Jawaban Susi ART Ferdy Sambo dalam Sidang Bikin Geregetan, Hakim: Semakin Terjebak Saudara dalam Kebohongan

“Tadi kan saya tanya. Ketika saudara menemukan saudara putri tergeletak, saudara berharap siapapun yang mendengar membantu,” tegasnya.

“Tapi saudara malah bercerita bahwa saudara Kuat berantem dengan Joshua, kan lucu. Ga masuk akal kalo cerita begitu, kalo cerita pelan-pelan,” tambahnya.

Hakim kemudian menegaskan ulang bahwa cerita Susi tidak masuk akal, ketika Kuat Maruf bukannya membantu Putri Candrawathi tetapi malah bertengkar dengan Yosua.

“Jadi saudara kuat bukannya membantu malah berantem sama Joshua. Kok tiba-tiba malah berantem di bawah, ga masuk akal,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bharada Eliezer
# ART Ferdy Sambo
# Susi
# sidang
# Brigadir J
# hakim

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.