AYOJAKARTA.COM - Saat ini kasus Covid di negara Indonesia kembali meningkat drastis
Kenaikan kasus Covid saat ini hampir terjadi di seluruh wilayah di Indonesia.
Bahkan dilansir dari website resmi Covid19.go.id diinformasikan jika sebaran Covid per hari ini Jumat, (11/11/22) sudah mencapai 6.544.201 kasus.
Berdasarkan informasi, provinsi DKI Jakarta tercatat sebagai penyumbang tertinggi kasus kenaikan Covid hari ini.
DKI Jakarta tercatat hari ini, Jumat (11/11/22) ada kenaikan sejumlah 2.396 kasus positif Covid XBB.
Kasus kenaikan Covid ini diperkirakan akan semakin meningkat pada akhir tahun nanti.
Baca Juga: Indonesia Patut Bangga! BPOM Resmikan Vaksin Covid-19 Inavac 100 Persen Karya Anak Bangsa
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada Jumat (11/11/2022), pakar Epidemiolog UI yakni dr. Tri Yunis Miko Wahyono menyampaikan pendapatnya.
dr. Tri Yunis Miko Wahyono menuturkan jika kemungkinan besar kasus varian Covid baru yakni XBB ini akan meningkat tajam pada bulan Desember.
Kemudian peningkatan kasus Covid XBB tersebut dimungkinkan bisa mencapai 20.000 kasus.
Baca Juga: Waspada Covid XBB! Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas Di Luar Ruangan
“Menteri saya sendiri mengatakan bahwa XBB ini mungkin puncaknya pada 20 ribu kasus dan itu akan terjadi pasti pada bulan Desember” ujar pakar Epidemiolog tersebut.
Hal tersebut disebabkan karena pada akhir tahun nanti sudah pasti akan banyak event yang digelar mulai dari perayaan natal hingga pergantian tahun.
Maka dari itu Tri Yunis Miko Wahyono mengingatkan agar pemerintah tidak salah langkah dalam mempersiapkan lonjakan kasus Covid XBB tersebut.
“Dan pada bulan Desember itu akan luar biasa event-event natal, tahun baru itu akan luar biasa
Jadi menurut saya pemerintah harus mempersiapkan dengan benar kalau salah strateginya ya kita akan kalah perang begitu” jelas Tri Yunis Miko Wahyono.
Seperti yang diketahui saat ini pemerintah sudah melakukan persiapan salah satunya menerapkan PPKM level 1 di seluruh wilayah Indonesia.
Namun menurut Tri Yunis Miko Wahyono Langkah tersebut dinilai kurang lengkap dan perlu dievaluasi Kembali.
“Jadi PPKM level 1 adalah level terendah, jadi dengan meningkatnya sekarang 6000 kasus harusnya semua kabupaten semua provinsi dievaluasi lagi” ujar pakar Epidemiolog tersebut.
“Kalau menurut saya, kalau ada kabupaten yang sudah naik ke level 2 harusnya ditegakkan level 2 begitu pada kabupaten atau kota itu begitu” imbuhnya.
Baca Juga: Update Kasus Covid-19, Pasien Varian XBB Bertambah Menjadi 4 Orang
Lebih lanjut Tri Yunis Miko Wahyono menjelaskan pernyataannya tersebut, “Jadi menurut saya kaya Jakarta kan sudah meningkat apakah dia tetap level 1 jadi ya menurut saya harus dinaikkan menjadi level 2 kalau sebenarnya”
“Dengan pertimbangan apapun, sekarang pertimbangan eknomi harus dinomor duakan jadi menurut saya jangan sampai ekonomi itu hancur pada bulan Desember karena bulan Desember itu peluang kegiatan ekonominya besar, antisipasinya sekarang” imbuh Tri Yunis.
“Jadi kita turun sedikit sekarang tapi akan naik banyak dibulan Desember” pungkas Tri Yunis Miko Wahyono selaku pakar Epidemiolog UI. ***

Share this article
Pakar Epidemiolog UI, Tri Yuni Miko Wahyono menyarankan agar pemerintah menerapkan PPKM Level 2 akibat kasus Covid XBB yang mulai meningkat.