Terpopuler! Ferdy Sambo Makin Susah Berkutik, Ada Skenario Ini yang Dibantah oleh Martin Lukas Simanjuntak

Terpopuler! Ferdy Sambo Makin Susah Berkutik, Ada Skenario Ini yang Dibantah oleh Martin Lukas Simanjuntak
Terpopuler! Ferdy Sambo Makin Susah Berkutik, Ada Skenario Ini yang Dibantah oleh Martin Lukas Simanjuntak

AYOJAKARTA.COM - Martin Lukas Simanjuntak selaku kuasa hukum Keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J membantah beberapa pengakuan yang diduga menjadi skenario Ferdy Sambo CS.

Fakta-fakta dari hasil pemeriksaan saksi pada persidangan menjadi petunjuk untuk mengungkap kebenaran kasus pembunuhan Brigadir J.

Martin Lukas Simanjuntak turut berkomentar atas pengakuan saksi yang membantah skenario Ferdy Sambo CS terhadap kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Mbah Moen Minta Umat Islam Waspada 3 Hal Ini, Bisa Timbulkan Kerusakan Dunia

Selain itu, Martin Lukas Simanjuntak mengaku cukup puas atas surat dakwaan juga kinerja jaksa penuntut umum dalam menangani kasus ini.

"Kalau untuk yang lain saya angkat topi untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU). Surat dakwaannya sudah sesuai dengan yang saya harapkan. Saya pernah bilang di salah satu tayangan bahwa harus lebih tajam daripada pisau dan sejauh ini sudah memasuki kriteria yang saya mau bahwa selain mengerucut dan tajam terhadap pembunuhan berencana kami," jelas Martin Lukas Simanjuntak seperti dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (15/11/2022).

Martin Lukas Simanjuntak juga mengapresiasi JPU lantaran turut berempati terhadap korban dan menegaskan bahwa tidak ada kekerasan seksual melainkan hanya klaim sepihak yang belum tentu kebenarannya.

"Juga pada ada saat itu (saya) meminta JPU berempati terhadap korban dan jelas di dalam dakwaannya tidak menegaskan adanya kekerasan seksual. Bahkan dalam salah satu tulisan mengatakan klaim sepihak yang belum tentu kebenarannya," ujar Martin.

Baca Juga: Pecah Tangis Netizen! Di Tengah Gugatan Cerai dari Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Ini

Banyak skenario Ferdy Sambo yang kemudian akhirnya dibantahkan berdasarkan pengakuan saksi yang menjadikan skenario tersebut tidak logis.

Oleh karena itu, Martin Simanjuntak selaku kuasa hukum keluarga Brigadir J dengan tegas membantah 3 poin skenario Ferdy Sambo berikut:

1. Perintah 'hajar' bukan 'tembak'

Sebelumnya pada skenario Ferdy sambo dikatakan bahwa ia memerintah ajudannya yakni Richard Eliezer alias Bharada E untuk menghajar Brigadir J bukan menembak.

Baca Juga: Siap Hadapi Resesi, UMP-UMK 2023 Untuk Semua Wilayah Akan Naik Lebih Tinggi, Begini Penjelasan Menaker

Faktanya hal itu bertolak belakang dengan BAP Ricky Rizal maupun BAP Richard Eliezer yang mengatakan bahwa perintah dan rencana Ferdy Sambo itu untuk menembak.

"Pertama perintah hajar bukan tembak, dua keterangan saksi Richard dan Ricky sama-sama mengatakan perintahnya dan rencananya adalah untuk menembak itu bisa dibuktikan dari BAP-nya Ricky (dan) BAP-nya Richard Eliezer," ujar Martin Simanjuntak.

Fakta lainnya, menurut keterangan Richard Eliezer yakni ia bahkan disuruh untuk mengisi peluru magazine pistol yang digunakan untuk menembak Brigadir J.

"Lalu mengenai keterangan saksi Richard Eliezer mengatakan bukan hanya untuk merencanakan dan memerintahkan untuk menembak. Bahkan dia disuruh untuk mengisi peluru di dalam magazine, kalau nggak salah sebanyak 7 atau 5," jelas Martin Simanjuntak.

Baca Juga: Rangkuman 3 Perintah Ferdy Sambo Kepada Ricky Rizal Sebelum Brigadir J Tewas

"Kalau yang dimaksud dengan hajar ngapain hajar pakai pistol?" sambungnya menyampaikan pengakuan yang tidak logis sebelumnya.

2. Ferdy Sambo ke Duren Tiga untuk main Badminton

Ferdy Sambo sempat dikatakan bahwa ia pergi ke Duren Tiga itu bukan untuk melakukan pembunuhan berencana melainkan untuk bermain badminton sehingga singgah di sana.

Lagi-lagi hal itu dibantah oleh kesaksian Adzan Romer yang mengatakan jelas bahwa Ferdy sambo memegang senjata HS milik Yosua yang terjatuh di Jalan Duren Tiga.

Baca Juga: Blusukan, Presiden Prancis Emmanuel Macron Menyapa Masyarakat Bali, Warganet: Bakal Nyapres 2024

"Lalu mengenai keterangan saksi Adzan Romer di persidangan dia mengatakan bahwa Ferdy Sambo benar menggunakan sarung tangan dan Ferdy Sambo benar ya dia itu memegang senjata HS milik Yosua dan terjatuh di Jalan Duren Tiga," cerita Martin Simanjuntak.

Lalu pengakuan lainnya yakni Ferdi sambo isoman (isolasi mandiri) Duren Tiga faktanya tidak benar justru ia isoman di Jalan Bangka.

"Lalu kesaksian Daden Miftahul Haq dia mengatakan bahwa tidak ada itu isoman di Duren Tiga, isoman di Jalan Bangka, akhirnya patah lah dalil yang mengatakan tidak benar adanya hajar tembak dan juga ingin main badminton," jelas Martin.

3. Pelecehan seksual Putri Candrawathi

Martin Simanjuntak menjelaskan bahwa saksi kunci yang digadang-gadang dapat membuktikan kebenaran atas pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi (PC) justru memberi kesaksian yang berbeda.

Baca Juga: Daftar Julukan Unik Peserta Piala Dunia 2022, dari Oranje hingga Samurai Blue

"Mengenai pelecehan seksual pemeriksaan saksi kemarin ya, salah satu saksi yang selama ini digadang-gadang sebagai saksi kunci yang katanya bisa membuktikan bahwa motif dasar yang membuat seorang jenderal bisa marah itu adalah kekerasan seksual,"

"Ternyata kemarin waktu pada saat diperiksa dia mengatakan, bahwa dia tidak melihat ini Yosua membopong (Putri Candrawathi)," jelas Martin Simanjuntak.

Selain itu juga pengakuan kuasa hukum Putri Cendrawathi yakni Febri Diansyah mengatakan kekerasan seksual tersebut terjadi dua kali.

"Nah kalau memang terjadi kekerasan seksual sesuai yang dibilang Febri ini terjadinya itu bukan hanya tanggal 7 malah, karena ada tuduhan katanya Kuat Maruf melarang Yosua juga 'kenapa kamu menggendong ibu' di tanggal 4 jadi katanya percobaan untuk melakukan kekerasan seksual sudah mulai dari tanggal 4," kata Martin Simanjuntak bercerita.

Baca Juga: CEK FAKTA: Bharada E Mengaku Yosua Hadir di Mimpi, Kalau Arwah Brigadir J Hadir di Sidang Mah Hoaks

Namun hal itu dibantah oleh Martin Simanjuntak berdasarkan fakta dan persidangan melalui pemeriksaan saksi justru yang memegang-megang Putri Candrawathi adalah Kuat Maruf.

"Nah ini patah semua, yang lebih mutlak lagi di tanggal 7, dia bilang katanya Yosua yang kekerasan seksual terhadap Bu Putri, faktanya melalui fakta persidangan ketika pemeriksaan saksi yang memegang-megang Bu PC itu adalah Kuat," jelas Martin Simanjuntak.

Selain itu juga kuasa hukum Richard Eliezer mengatakan bahwa dalam dakwaan kliennya tidak ada pembahasan mengenai pelecehan seksual.

"Tetapi perlu diingat bahwa dalam dakwaan Richard Eliezer itu tidak berbicara mengenai pelecehan seksual," ujar Ronny Talapessy selaku kuasa hukum Richard Eliezer.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kuasa Hukum Brigadir J
# Brigadir J
# skenario
# Martin Lukas Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# kasus pembunuhan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.