Mantan Kepala BIN TNI Sebut Saksi Ini yang Paling Jujur Dalam Sidang Ferdi Sambo Tapi Kok Dihentikan,Ada Apa?

Mantan Kepala BIN TNI Sebut Saksi Ini yang Paling Jujur Dalam Sidang Ferdi Sambo Tapi Kok Dihentikan,Ada Apa?
Mantan Kepala BIN TNI Sebut Saksi Ini yang Paling Jujur Dalam Sidang Ferdi Sambo Tapi Kok Dihentikan,Ada Apa?

AYOJAKARTA.COM – Persidangan para terdakwa pembunuhan terhadap Brigadir J masih terus memunculkan polemik baru.

Selain runtutan kejadian yang dinilai banyak kejanggalan, keterangan para saksi juga tak kalah menuai perhatian publik.

Terutama keterangan dari para saksi yang berada di pihak terdakwa Ferdy Sambo dan juga Putri Candrawathi yang dinilai banyak menyampaikan kebohongan.

Baca Juga: Profil Rudy Salam, Aktor Senior Kakak dari Roy Marten, Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Salah satu yang paling disorot adalah kesaksian ART terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yakni Susi dan Kodir.

Kedua saksi tersebut yang dinilai memberikan keterangan yang paling terlihat seperti sudah direkayasa sebelumnya.

Atas banyaknya polemik dan kejanggalan dari para saksi dalam sidang tersebut, mantan Kepala Badan Intelijen TNI akhirnya buka suara

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Uya Kuya TV pada (17/11/22), mantan Kepala Badan Intelijen TNI bernama Soleman Pontoh menuturkan pendapatnya terhadap keterangan para saksi dalam sidang tersebut.

 Baca Juga: Ustad Adi Hidayat: Kenapa Mulut Kita Satu dan Telinga Kita Dua, Ini Rahasia Menurut Al Quran

Menurut Soleman Pontoh, berdasarkan pengalamannya sebagai BIN, dalam suatu persidangan biasanya ingin mencari suatu kesatuan cerita dari suatu kasus.

Dalam kasus persidangan Ferdy Sambo CS, keterangan saksi yang mulai menyambung cerita yang relevan dengan motif kematian Brigadir J hanya keterangan dari saksi sopir ambulans.

“Dari persidangan itu intelijen ingin melihat satu kesatuan cerita yang nyambung, nah cerita ini kalau yang nyambung kalau kemarin yang saya lihat yang sudah mulai menyambung cerita bagus itu si sopir ambulans” ujar Soleman Pontoh.

Namun Soleman Pontoh kemudian menyanyangkan, kenapa hakim justru tidak menggali lebih dalam lagi dari keterangan sopir ambulans tersebut.

 Baca Juga: Tanpa Visum, Febri Diansyah Beberkan 4 Bukti Pelecehan Seksual Putri Candrawathi, Warganet : Tambah Aneh

“Jujur dia, dia nyambung terus sampai dia tidur semalam nunggu mau diapain itu jenazah, gak ada kelanjutannya, nah dari sini itu sampai dia kan putus”

Menurut analisa dan pengalaman Soleman Pontoh sebagai mantan BIN harusnya hakim mencecar lagi dan mencari tau petugas-petugas yang terlibat menangani jenazah Brigadir J setelahnya.

Tetapi yang terjadi, hakim justru terlihat seolah-olah menghentikan pengakuan dari sopir ambulans tersebut padahal informasinya sangat jelas.

Soleman Pontoh juga mengungkapkan bahwa hakim lebih condong mencecar saksi-saksi yang dihadirkan oleh jaksa saja, yang sudah tentu mereka akan menjawab perihal kasus yang sebenarnya sudah ditutup oleh Kapolri yakni pelecehan seksual.

“Hakim hanya bertanya kepada orang-orang yang dihadirkan oleh jaksa, kebetulan orang-orang yang hadir ini menjawabnya ya kemana-mana yang berhubungan dengan hal yang oleh Kapolri sudah ditutup, pelecehan” jelas Soleman.

Baca Juga: Apindo Tolak Tuntutan Buruh Soal UMP DKI 2023, Hariyadi Sukamdani: Tetap Mengacu Pada PP Nomor 36 Tahun 2021 

“Dari awal Kapolri sudah bilang pelecehan itu tidak ada, digeser lagi kemana-mana kan muter-muter disitu kalaupun ada ya kita tidak bisa tanya yang satunya karena sudah meninggal, dalam aturan hukum kalau salah satu itu sudah meninggal udah selesai, case closed” imbuh Soleman.

Mantan Kepala Badan Intelijen TNI tersebut juga menuturkan jika hal tersebut tetap diteruskan hanya buang-buang waktu saja.

“Tidak bisa mau ditanya apa lagi, jadi buang waktu kalau saya lihat itu” tegas Soleman Pontoh.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Soleman Pontoh
# Brigadir J
# saksi
# Uya Kuya
# Ferdy Sambo
# BIN
# Hakim

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.