Panik! Ribuan Ikan Naik ke Daratan, Benarkah Tanda Bencana Lanjutan Gempa Cianjur?

Panik! Ribuan Ikan Naik Ke Daratan, Benarkah Tanda Bencana Lanjutan Gempa Cianjur?
Panik! Ribuan Ikan Naik Ke Daratan, Benarkah Tanda Bencana Lanjutan Gempa Cianjur?

AYOJAKARTA.COM – Media sosial dihebohkan dengan video yang merekam adanya ribuan ikan yang naik ke daratan. Ini merupakan fenomena alam yang aneh.

Di dalam video terlihat ikan-ikan naik dengan sendirinya ke dermaga dan terdampar begitu saja di Pulau Onrust, Kepulauan Seribu.

Tidak hanya di pulau Onrust, fenomena ikan yang naik ke daratan juga terjadi di Pantai Mutiara Pluit Jakarta Utara dan beberapa pulau di Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Dress Bridesmaid Jadi Sorotan, Amanda Manopo Ngaku Percaya Diri Pakai Gaun Seksi: Namanya Juga Perempuan

Setelah terjadinya gempabumi Cianjur, dikabarkan ada sesar aktif bernama Sesar Baribis yang dikhawatirkan bisa menimbulkan gempa di Jawa Barat hingga ke Jakarta.

Ditambah lagi ada penelitian tentang gemapa megathrust yang biasanya terjadi di bawah laut dan berpotensi terjadinya tsunami.

Fakta-fakta ini kemudian membuat masyarakat panik, naiknya ribuan ikan ke daratan pasti memiliki sebab tertentu. Bisa saja penyebabnya karena ada ancaman dari dalam laut.

Masyarakat merasa ngeri atas fenomena alam ini yang dikhawatirkan masih berhubungan dengan gempa Cianjur, mengingat dampak kerusakan dan banyaknya korban jiwa pada gempa Cianjur.

Baca Juga: Mengejutkan! Hasil Autopsi Korban Kanjuruhan Tidak Terdeteksi Akibat Gas Air Mata, Kematiannya Karena Ini

Diketahui bahwa korban gempa Cianjur saat ini mencapai 327 orang, dan masih ada 13 orang yang hilang.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews, Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Pasetyo mengatakan pihak BMKG belum memiliki jawaban pasti penyebab naiknya ribuan ikan ke daratan. BMKG mengaku masih menduga dan memerlukan penelitian lebih lanjut.

“Segerombolan ikan yang naik ke daratan dari pesisir atau di garis pantai naik ke daratan ini para peneliti masih menduga, perlu penelitian lebih lanjut,” ujar Eko Prasetyo.

Dugaan sementara adalah fenomena ini terjadi karena adanya perbedaan kadar oksigen dari laut yang berada di tengah ke pesisir atau garis pantai.

Baca Juga: Fakta Irma Hutabarat, Perempuan Berdarah Batak Toba yang Berani Berdiri di Barisan Keluarga Brigadir Joshua

“Bisa disebabkan oleh perbedaan kadar oksigen dari laut yang lebih tengah ke pesisir atau garis pantai,” kata Eko Prasetyo.

Dugaan lainnya adalah segerombolan ikan yang terdampar disebabkan karena terbawa arus laut atau energi gelombang hingga sampai ke daratan.

“Juga bisa disebabkan oleh tingkat kesuburan air laut yang merupakan bagian dari rantai makanan tempat berkumpulkannya ikan kemudian terdorong oleh arus laut atau dorongan dari energi gelombang menuju ke pesisir kemudian gerombolan ikan ini bisa naik ke daratan,” tambah Eko.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, fenomena ini terjadi bukan karena berhubungan dengan gempabumi. BMKG menghimbau masyarakat untuk tidak panik.

Baca Juga: Bharada Richard vs Bripka Ricky Rizal Soal Ide Membunuh Yosua di Magelang dengan Menabrakkan Mobil

“Perlu penelitian lebih lanjut dan ini bukan tersebab oleh terjadinya gempa. Sekali lagi, masyarakat tidak perlu panik,” pungkas Eko Prasetyo.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ribuan Ikan Naik ke Daratan
# Pulau Onrust
# Pantai Mutiara
# fenomena alam
# gempa Cianjur
# Kepulauan Seribu
# Jakarta Utara
# bencana alam
# gempa

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.