AYOJAKARTA.COM - Nama Irjen Krishna Murti belakangan ini memang menjadi sorotan publik.
Hal itu terjadi karena Krishna Murti masih dikait-kaitkan dengan Ferdy Sambo yang merupakan terdakwa pembunuhan Brigadir J.
Diketahui, jauh sebelum kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan Krishna Murti dikenal dekat.
Baca Juga: Krishna Murti Beberkan Motif Sebenarnya Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Faktanya...
Ferdy Sambo kala itu merupakan bawahan dari Krishna Murti.
Namun tak butuh waktu lama, Ferdy Sambo justru menyalip pangkat Krishna Murti dan menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Diluar itu, nama Krishna Murti kembali jadi sorotan saat ia bernostalgia ketika menjadi Kapolsek di Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram @krishnamurti_bd91 pada Jumat (2/12/2022), Krishna Murti mengungkapkan bahwa dirinya sering berkeliling dari kampung ke kampung.
"Setiap hari saya berkeliling dari kampung ke kampung. Patroli sepeda, kadang-kadang sepeda motor, kadang-kadang mobil kijang kotak, tapi seringnya patroli jalan kaki dari pasar ke pasar," ujar Krishna Murti lewat akun Instagram pribadinya.
Bahkan, ia mengaku hampir semua warga di Randudongkal mengetahui siapa dirinya.
Baca Juga: Heboh! Krishna Murti Ungkap Motif Sebenarnya Ferdy Sambo Tega Habisi Brigadir J, Ternyata…
Krishna Murti menjabat sebagai Kapolsek di Randudongkol pada tahun 1993-1994.
Meski hanya satu tahun menjabat, banyak sekali kenangan unik yang ia rasakan selama menjabat sebagai Kapolsek.
Salah satunya yakni saat banyak anak sekolah yang justru ingin ditilang.
Baca Juga: Netizen Menduga Krishna Murti Sindir Keras Ferdy Sambo, Ternyata Gara-gara Hal Ini
"Banyak juga anak sekolah yang minta ditilang anggota biar bisa ke kantor polisi ketemu Kapolsek," kenang Krishna Murti.
Selain itu, ia juga memiliki cara tersendiri dalam mengambil hati masyarakat.
Yakni dengan mengedepankan sikap ramah tamah.
"Jadi polisi itu sederhana, senyum, sapa, salam dan mau mendengar warganya. Selalu responsif dalam melayani warga, tulus jangan ada pamrih dan paling penting harus tuntas dalam merespon permasalahan warga," ucapnya.
"Kalau itu semua sudah dilaksanakan, maka temanmu akan banyak. Karena banyak teman itu adalah rejeki yang sesungguhnya," cerita Krishna Murti.
Tak ayal, nostalgia Krishna Murti itu langsung dibanjiri atensi warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Intip Deretan Prestasi Ferdy Sambo hingga Mampu Menyalip Jabatan Krishna Murti
Bahkan ada warganet yang mendoakan Krishna Murti bisa menjadi Kapolri selanjutnya.
@kanguhe0312: "Saya do'akan bapak menjadi kapolri berikutnya, dan mampu membawa kepolisian yang humanis, aamiin".
@febri_arpan12: "Jarang banget pak, polisi akrab sama warga... Kapolsek rata2 jaga jarak dgn warga".
@yogiapurna: "Jadi ingat dulu pak krishna kalau sholat jumat pakai hartop yg ban nya gede. Dan pernah menyaksikan langsung pd malam hari pak krishna nangkap pemain judi di halaman salah satu kantor di dongkal. Saya ngintip dr balik horden sampai gemeteran".
@eel6136: "Sekarang mana ada Kapolsek seperti itu pak. Di tempat saya di serang Banten ga ada Kapolsek seperti itu. Paling mereka datang itu ke acara pemerintahan, pejabat, dan orang2 kaya dstu".***

Share this article
Krishna Murti ungkap cerita unik saat jadi Kapolsek di Pemalang, anak sekolah banyak yang minta ditilang demi bertemu dirinya.