AYOJAKARTA.COM – Gempa bumi Garut yang berkekuatan 6,4 magnitudo terjadi pada hari Sabtu, 3 Desember 2022 pukul 16.49 WIB.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG lokasi pusat Gempa bumi Garut ini terletak pada 26,7 barat laut Kecamatan Pameungpeuk.
Dikutip ayojakarta.com dari kanal YouTube tvOne, lokasi pusat gempa bumi Garut itu terletak di wilayah pesisir selatan.
Baca Juga: Waduh, Ferdy Sambo Dijenguk Istri Kedua dan Ketiga?
Dan dilansir dari laman Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) morfologi Kecamatan Pameungpeuk tersebut pada umumnya berupa dataran pantai yang berbatasan dengan perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal pada bagian utaranya.
“Wilayah ini secara umum tersusun oleh endapan Kuarter berupa aluvial pantai, aluvial sungai, batuan rombakan gunung api muda (breksi gunung api, lava, tuff).
Dan batuan berumur tersier berupa batuan sedimen dan batuan rombakan gunung api,” tulis PVMBG pada Minggu 3 Desember 2022.
Sebagian batuan berumur tersier dan batuan rombakan gunung api muda tersebut telah mengalami pelapukan.
Endapan kuarter dan batuan yang telah mengalami pelapukan pada umumnya bersifat lunak, lepas, belum solid serta memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.
Selain itu pada perbukitan bergelombang hingga terjal yang tersusun dari batuan telah mengalami beberapa pelapukan.
Sehingga akan berpotensi terjadi gerakan tanah yang dapat dipicu oleh goncangan gempa bumi kuat dan curah hujan yang sangat tinggi.
“Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman, maka kejadian gempa bumi Garut diakibatkan oleh aktivitas penunjaman atau dapat disebut juga gempa bumi intraslab,” tambah PVMBG dalam analisisnya mengenai pemicu gempa bumi Garut.***
Share this article
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG lokasi pusat Gempa bumi Garut ini terletak pada 26,7 barat laut Kecamatan Pameungpeuk