AYOJAKARTA.COM--Persoalan rekening gendut milik ajudan Sambo kembali muncul dan banyak diperbincangkan.
Tak terkecuali Kuasa Hukum keluarga Yosua alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak yang kembali membicarakan rekening ajudan Sambo yang dinilai memiliki nominal fantastis.
Kamaruddin beranggapan bahwa pengusutan rekening ajudan Sambo dapat membuka motif pembunuhan Brigadir Yosua.
Baca Juga: Siapa Bohong, Kuat Ma'ruf atau Hasil Lie Detector? Sopir Ferdy Sambo Beri Jawaban Mengejutkan Begini
Dikutip AyoJakarta.com dari Channel Youtube Kompas TV,Selasa (6/12/2022) Kamaruddin mengungkap bahwa dirinya telah mengetahui terkait rekening yang bernilai fantastis ini sejak Juli.
“Jadi seperti saya ungkap di bulan Juli, begitu saya menerima kuasa saya langsung menghubungi intel saya di berbagai penjuru. Lalu tanggal 19 saya sudah dapat supply informasi terkait dengan bisnis kejahatan mereka,” ucap Kamaruddin.
Bahkan pengacara keluarga Brigadir Yosua ini juga mengungkap asal uang bernilai fantastis di rekening tersebut.
Kamaruddin menjelaskan bahwa aliran dana dari rekening berasal dari bisnis yang dijalankan Sambo dan ajudannya yakni bisnis judi, bisnis narkoba, bisnis mobil R.
Saat ditanya apakah uang-uang dari bisnis yang ia sebutkan sebelumnya memang disimpan melalui rekening-rekening para ajudan, Kamaruddin merespon sebagai berikut.
“Ada dugaan bahwa itu mengalir kepada ajudan, itu sebabnya saya selalu memohon untuk melibatkan PPATK karena informasi yang datang ke saya waktu itu adalah kisaran 800 miliar sampai 1 triliun,” kata Kamaruddin.
Akan tetapi setelah PPATK turun, nominal uang yang terbuka justru semakin besar, yakni 155 triliun total perputarannya setahun.
Selanjutnya, Kamaruddin juga membahas hal lain yang dinilai sangat penting, yakni perpindahan uang dari rekening Yosua ke Ricky Rizal.
“Satu lagi yang sangat penting ,belum tentu hanya 200 juta disitu karena yang saya ketahui berdasarkan informasi intelijen itu perpindahan pada tanggal 11 Juli ada perpindahan 200 juta sebanyak dua kali,” ujarnya.
Kamaruddin mengungkap bahwa dirinya merasa aneh dan kaget terkait perpindahan uang di rekening orang mati yakni Yosua kepada orang hidup yakni ke rekening Ricky Rizal.
“Awalnya kan mereka kaget ya setengah tidak percaya tetapi setelah diperiksa benar bahwa ada aliran uang dan saya minta libatkan PPATK,” ucapnya.
Kamaruddin bahkan menyebut aliran dana bisnis Sambo mengalir ke 4 bank yang berbeda, yakni Bank BNI Cibinong, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BCA.
Dengan penyusutan aliran dana rekening ajudan Sambo ini, Kamaruddin menilai dapat mengetahui pembunuhan Yosua.
Baca Juga: Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati, Trisha Eungelica Dinilai Malah Eksis di Medsos: Aji Mumpung Dia
“Untuk mengetahui seperti apa kegiatan daripada sambo ini, untuk mencari tahu juga motifnya apakah ketika ditelusuri bisa mengarah kepada motif pembunuhan,” ujar Kamaruddin.
Dirinya juga menilai dengan menelusuri rekening-rekening para ajudan bisa juga diarahkan kepada pidana baru seperti pencurian dengan kekerasan, pencucian uang, hingga transaksi gelap.***

Share this article
Kamaruddin Simanjuntak meminta agar isu tentang rekening gendut ajudan Ferdy Sambo turut diusut agar bisa diketahui motif pembunuhan Yosua