AYOJAKARTA.COM - Kabar terbaru muncul dari pasangan Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika.
Seperti yang diketahui, pasangan tersebut tengah disibukkan dalam mengurus kasus perceraian.
Sebelumnya, ditengah kasus perceraiannya dengan Dedi Mulyadi masih berjalan, Anne Ratna Mustika justru membuat pernyataan yang cukup menggegerkan publik.
Baca Juga: Anne Ratna Mustika Ngaku Tak Diberi Nafkah, Dedi Mulyadi Membantah: Nafkah Membantu Istri Jadi…
Dalam pernyataannya tersebut, Anne Ratna Mustika mengungkapkan alasannya menggugat cerai Dedi Mulyadi salah satunya karena mendapat KDRT psikologis.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Senin (12/12/2022), Dedi Mulyadi kemudian menanggapi tudingan KDRT psikologis dari Anne Ratna Mustika tersebut.
Kala itu Dedi Mulyadi kembali menghadiri proses sidang perceraiannya di Pengadilan Negeri Purwakarta.
Baca Juga: Sebut Anne Ratna Mustika Orang Baik, Dedi Mulyadi: Tetapi Telingamu Terlalu Banyak Ini
Usai menjalani sidang proses perceraian, Dedi Mulyadi menyempatkan bertemu dengan para awak media yang sudah menunggu di luar.
Dedi Mulyadi lantas menceritakan agenda sidang yang sedang ia hadiri saat itu, yakni membahas mengenai penguatan materi gugatan.
“Melakukan penguatan terhadap materi gugatan seperti yang disampaikan karena sekarang kan Embu Annenya sudah pakai pengacara yang menyampaikan penguatan terhadap pokok-pokok gugatan,” ujar Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Inilah Jawaban Dedi Mulyadi saat Ditanya Ingin Rujuk Kembali dengan Anne Ratna Mustika
Lantas saat ditanya bagaimana tanggapannya mengenai proses sidang lanjutan perceraiannya dengan Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi menjawab seperti berikut.
“Kalau dalam perspektif cara berpikir saya itu kalau persoalan jodoh itu kan ada ketentuan yang kita tidak bisa kita hayang-hayang(Bahasa Sunda), semua sudah ada garis ketentuannya,” jelas Dedi Mulyadi.
Namun Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tuduhan, khususnya KDRT Psikologis yang sempat ditudingkan oleh Anne Ratna Mustika kepadanya tersebut tidak benar.
Baca Juga: Yessi Akui Ingin Punya Hubungan Baik dengan Ryan Dono, Dedi Mulyadi Beri Pesan Bijak Begini
“Yang mau kami sampaikan kepada majelis melalui pengacara adalah bahwa apa yang dituduhkan itu, itu tidak benar itu aja,” tegas Dedi Mulyadi.
“Kami tugasnya adalah melakukan upaya-upaya hukum terhadap tuduhan itu adalah tidak benar, makanya benar dan tidaknya nanti hakim yang memutuskan ini pokok kami misalnya tuduhan KDRT psikologi,” imbuh Dedi Mulyadi.
Perihal tuduhan KDRT psikologis ini, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa tidak ada ciri-ciri dan juga fakta yang sesuai.
Baca Juga: Nama Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika Makin Populer Jelang Pemilu 2024, Ini Kata Pengamat
“Ya kita ingin menyampaikan bahwa itu tidak benar karena ciri-cirinya tidak ada kemudian fakta-faktanya juga nanti biar dilihat di pengadilan faktanya apa,” ungkap Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga sempat menyinggung, perihal KDRT psikologis tersebut bisa saja memang Anne Ratna Mustika memiliki karakter tersebut kemudian diperlihatkan ke masyarakat.
“Kemudian juga kalau dilihat dari sisi aspek psikologi apalagi pernyataan Ambu yang kemarin itu kan bisa dilihat sisi psikologi seseorang apakah mendapat KDRT atau malah Ambu ini memang punya karakter seperti yang diperlihatkan kepada masyarakat, kita tidak mau menuduh itu gitu lho,” kata Dedi Mulyadi.***

Share this article
Dedi Mulyadi membanatah soal isu penyebab perceraiannya karena KDRT psikologis, justru singgung karakter Anne Ratna Mustika.