AYOJAKARTA.COM - Kematian Brigadir Yosua memang menyimpan banyak kejanggalan.
Baru-baru ini pada sidang perkara pembunuhan Yosua, Ahli Digital Forensik telah dihadirkan untuk membuka isi chat WhatsApp (WA) antara Ferdy Sambo dengan Bharada E.
Adi Setya selaku Ahli Digital Forensik mengungkapkan Ferdy Sambo dengan Bharada E telah memulai percakapan melalui pesan WhatsApp (WA) setelah kematian Yosua.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompastv pada Selasa (20/12/2022), berikut informasi terkait pesan WhatsApp antara Richard Eliezer dan Ferdy Sambo.
Dalam hal ini, Ahli Forensik Digital menyebutkan bahwa percakapan tersebut terjadi pada 19 Juli 2022.
Tanggal tersebut merupakan 11 hari setelah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat wafat.
Melalui ponsel milik Richard Eliezer, Adi Setya akhirnya membuka isi percakapan keduanya.
Eks Kadiv Propan Polri ini awalnya menanyakan kabar Richard Eliezer.
Kemudian ia mengatakan kalau ada sesuatu yang tidak membuat Richard Eliezer nyaman, bisa melaporkannya pada Ferdy Sambo.
Selain itu, Ferdy Sambo juga meminta agar membuat keluarga Richard Eliezer di Manado tenang dan melaporkan jika ada hal yang membuat Richard Eliezer tak enak hati.
Berikut isi pesan keduanya:
“Kamu sehat ya? Bapak Kapolri menyampaikan kalau ada yang nggak nyaman laporkan saya sgr. Biar saya laporkan Bapak Kapolri,” tulis Ferdy Sambo.
“Siap sehat bapak, siap baik bapak,” jawab Richard Eliezer.
“Buat tenang keluarga di Manado ya Chad, WA Saya kalau ada yang nggak enak di hati kamu,” lanjut Ferdy Sambo.
“Siap baik Bapak,” balas Richard Eliezer.***

Share this article
Berikut isi chat Ferdy Sambo dengan Bharada E setelah kematian Yosua, minta melapor jika ada sesuatu yang tidak enak hati.