AYOJAKARTA.COM--Ferdy Sambo menjelaskan terkait terbongkarnya skenario pembunuhan Brigadir Yosua.
Kejadian tersebut bermula saat pengacara Chuck Putranto bertanya soal terbongkarnya rekaman skenario akibat CCTV atau Richard Eliezer.
Pengacara Chuck menanyakan hal tersebut pada sidang lanjutan perintangan penyidikan pembunuhan Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (22/12/2022).
Dilansir AyoJakarta.com dari Youtube KompasTV Jawa Timur, (25/12/2022), Ferdy Sambo kala itu duduk sebagai saksi untuk Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo.
Kuasa hukum Chuck Putranto bertanya kepada Ferdy Sambo terkait kronologi terbongkarnya skenario yang dibuat oleh Sambo.
“Kalau kita urut dari awal, jadi skenario yang saudara bangun akhirnya ketahuan itu dari apa dulu sebenarnya? apakah dari keterangan Bharada E, apa dari video(CCTV) ini?,” tanya pengacara Chuck Putranto.
Sambo pun menjawab bahwa awal mula skenario yang dibuat olehnya terbongkar karena Bharada Richard Eliezer.
Baca Juga: Dengan Santai, Kamaruddin Simanjuntak Jawab Pelaporan Usai Sebut Polisi Pengabdi Mafia
“Saya dijemput oleh rekan saya bintang 2 di Mabes Polri tanggal 6 Agustus, tanggal 5 agustus itu saya ditelepon disampaikan bahwa ini Richard berubah,” ucap Sambo.
Ferdy Sambo juga menjelaskan perubahan keterangan Richard Eliezer adalah terkait dirinya yang menembak Yosua sebanyak 5 kali.
“Di tanggal 5 itu dia menyampaikan bahwa saya yang menembak 5 kali ke Yosua saya, kok jadi melimpahkan ke saya semua peristiwa ini,” kata Sambo.
Usai mendengar keterangan dari Richard, dirinya mengaku siap untuk menghadapi semuanya.
Akan tetapi, ia tetap bersikukuh menyatakan bahwa ia tak ikut menembak Brigadir Yosua dalam peristiwa tersebut.
“Saya pikir bukan saya yang nembak kok dia berbalik, kemudian menyampaikan bahwa senjatanya saya ambil kemudian saya menembak Yosua 5 kali, kemudian saya serahkan lagi, saya tetap bertahan bahwa saya tidak melakukan penembakan,” tegasnya.
Baca Juga: 7 Cara Menjaga Kesehatan Mental dengan Mudah di Masa Kini, Semua Orang Pasti Bisa!
Menanggapi jawaban dari Ferdy Sambo, kuasa hukum Chuck Putranto mengatakan bahwa poin pertanyaanya adalah kronologis awal terbongkarnya CCTV, bukan siapa pelaku penembakan.
“Saya tidak akan masuk ke dalam penembakan siapa penembak tidak hanya ceritanya saja bahwa benar saudara saksi ada di tempat di TKP setelah itu ada penembakan begitu,” ucap pengacara Chuck.
Pada persidangan tersebut, Ferdy Sambo pun mengakui bahwa jalan cerita dari skenario yang dibuatnya murni ciptaannya sendiri tanpa campur tangan pihak lain.
“Saya sudah sampaikan di setiap pemeriksaan bahwa saya tidak pernah menceritakan cerita sebenarnya peristiwa ini, saya sendiri yang membuat cerita ini dan tidak melibatkan yang lain,” ucap Sambo.***

Share this article
Simak perjalanan kasus Ferdy Sambo yang menyita perhatian publik, mulai dari terbongkarnya skenarionya, ulah siapakah?