AYOJAKARTA.COM – Ramai pembicaraan terkait badai yang diramalkan oleh Badan Riset Inovasi Nasional atau BRIN hingga istilah Tol Hujan menjadi trending topic pada media sosial Twitter.
Badai yang diperkirakan akan menghantam Jabodetabek disebut-sebut akan terjadi pada 28 Desember 2022.
Dikutip melalui akun media sosial Twitter @daryonoBMKG dan @EYulihastin pada 28 Desember 2022 oleh ayojakarta.com, BRIN memperkirakan badai akan menerpa kawasan Jabodetabek dan menggunakan istilah Tol Hujan.
Kata badai dahsyat dan tol hujan membuat kepanikan di masyarakat awam, dikarenakan BMKG bahkan tidak memperkirakan hal tersebut.
Baca Juga: Gempa Megathrust M 8.7 hingga Tsunami 10 M di Selat Sunda, Masyarakat Dihimbau Melakukan Evakuasi Begini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika justru mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang akan melanda 7 provinsi di Indonesia pada 28 Desember 2022 hingga 30 Desember 2022.
Trending kata "Tol Hujan" dan BRIN dapat dipantau melalui Twitter. Bersamaan dengan itu, Daryono, Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, berkicau atau membuat tweet pada akun @daryonoBMKG.
"Please choose wise word," tulis akun @daryonoBMKG.
Yang mana apabila diartikan menjadi, 'Tolong, pilih kata-kata yang bijak.'
Hal ini memancing komentar warganet.
Baca Juga: Waduh! Dedi Mulyadi Sebut Perabotan Rumah Diboyong Anne Ratna, Mulai dari Piring Hingga AC
"Apakah gara-gara "tol hujan" pak?" Tanya @irvan_aulia11 yang mana masih belum ditanggapi oleh Daryono.
"Menang banyak yang WFH gara-gara badai besar," komentar akun @darkshine_1890.
Selain itu masih banyak yang bertanya terkait isu apa, seperti @kiikiitiita, yang mana juga belum ada respon dari pemilik tweet.
Sebelumnya, Dr. Erma Yulihastin menuliskan tweet terkait badai dan tol hujan melalui akun Twitter pribadinya pada 27 Desember 2022.
"Jalan "tol hujan" dari laut ke darat mulai terbentuk pagi ini (27/12) dari pukul 03.00 WIB. Tol hujan ini bernama badai squall line di laut (Samudra Hindia) yang bergabung dengan badai konvektif skala meso (MCC) yang terbentuk di darat dengan inti badai di atas wilayah Banten."
Baca Juga: Penting! Penuhi 4 Syarat Ini Agar Dana Bansos PKH Tahun 2023 Bisa Cair
Selain itu, pada hari ini, 28 Desember 2022, Dr. Erma juga menulis cuitan terbaru terkait istilah Tol Hujan yang ia kenalkan.
"Ini adalah pantauan hujan real time dari satelit GSMaP saat ini. Tampak sistem badai konvektif memanjang yang disebut dengan derecho atau squall-line dan saya sebut dg "tol hujan" itu masih bercokol di selatan Jabar. Efeknya, hujan masih akan terus berlanjut malam ini," tulis Dr. Erma.
Hal ini memicu pertanyaan warganet terkait cuitan tersebut.
"Mohon maaf Bu, apakah cuitan Ibu ini merupakan representasi dari BRIN? Atau hanya cuitan pribadi ya? Kenapa pemikiran Ibu tidak disalurkan lewat akun resmi milik BRIN saja?" Tanya akun @saya_saja_ya yang mana belum direspon oleh Dr. Erma Yulihastin.***

Share this article
Ramai pembicaraan terkait badai yang diramalkan oleh Badan Riset Inovasi Nasional atau BRIN hingga istilah Tol Hujan menjadi trending topic