AYOJAKARTA.COM - Sejak mendeklarasikan diri sebagai salah satu tim kuasa hukum di kubu Ferdy Sambo, citra Febri Diansyah di mata publik mendadak seperti terjungkal.
Hal tersebut dapat dengan mudah ditemukan dan terlihat jelas dalam setiap cuitan Febri Diansyah dalam akun Twitter pribadi miliknya.
Publik yang awalnya kagum dan menaruh hormat dengan peran Febri Diansyah sewaktu menjadi bagian dari institusi Komisi Pemberantasan Korupsi.
Kini rasa kagum dan hormat sebagaimana yang pernah diungkapkan publik, perlahan mulai berganti kekecewaan dan sesal.
Baca Juga: Cuitan Netizen yang Cecar Febri Diansyah di Twitter Mendadak Hilang: Kok Dihapus Pak?
Semua bermula ketika dalam kasus kematian Brigadir J yang terjadi pada 8 Juli 2022 lalu, publik dan sejumlah kerabat dekatnya di KPK menilai Febri keliru memilih tempat.
Meski menjadi polemik, Febri dengan keputusan profesionalisme-nya tetap bersikeras untuk ikut menemani kliennya hingga kasus ini tuntas.
Pada sejumlah agenda persidangan, peran Febri Diansyah sebagai salah satu tim kuasa hukum sempat mendapat pujian dari mantan Kapolri Susno Duadji.
“Pembela atau advokatnya pintar, karena mampu mengulur waktu,” ujar Susno Duadji dalam siniar atau podcast-nya.
Dalam persidangan yang menyeret nama Richard Eliezer sebagai terdakwa yang berpeluang bebas karena terlindungi oleh pasal 51 (1) KUHP.
Febri Diansyah menyempatkan diri untuk berkicau dalam akun Twitter-nya dan mengajak Dosen Fakultas Hukum UGM, M Fatahillah Akbar untuk menanggapi.
Sayangnya, cuitan Febri saat itu justru ditanggapi oleh warganet dengan frasa-frasa yang masih mempersoalkan keputusan profesionalisme Febri sebagai advokat.
“Ekspektasi saya ketika seorang mantan Jubir KPK yang idealis terlibat kasus kematian Brigadir J, adalah mampu membongkar motif seterang-terangnya,”
Tulis pemilik akun *maiabac dengan menuliskan “ternyata, si penggiat anti korupsi juga manusia biasa yang doyan gosip keliling,” pada akhir komentarnya.
“Kira-kira kalau pas kejadian si E yang pangkatnya cuma Bharada ini menolak perintah Jenderal Bintang 2, bakal gimana karir dan atau nasibnya?”
Pemilik akun @*rdianTaka ikut memberi komentar dan terlihat mendapat sahutan dari Febri Diansyah.
“Sudah ada yang menolak dan gak diapa-apain sama FS. Namanya Ricky Rizal, sayangnya, sudah menolak malah jadi tersangka pembunuhan,”
Setelah mendapat tanggapan dari Febri, akun @*rdianTaka langsung menanggapi dengan memberikan Febri Diansyah pertanyaan.
“Jadi Pak FS beneran merintahin nembak si J Mas?”
Sehubungan dengan cuitan tersebut, pemilik akun @*jarkaa kemudian ikut memberi tanggapan di kolom komentar.
“Setidaknya Pak Febri dalam tweet ini memperjelas jika FS memerintah RE untuk menembak, kejebak dalam drama sendiri!”
Demikian tulis @*jarkaa seperti dikutip AyoJakarta.com pada Rabu, 4 Januari 2023 dari akun Twitter Febri Diansyah. ***

Share this article
Sejak mendeklarasikan diri sebagai kuasa hukum di kubu Ferdy Sambo, citra Febri Diansyah di mata publik mendadak seperti terjungkal.