Kabar Gembira! Bagi yang Belum Pernah Terima Bansos Bisa Dapat Bantuan PKH, BPNT dan BLT, Begini Syaratnya

Kabar Gembira! Bagi yang Belum Pernah Terima Bansos Bisa Dapat Bantuan PKH BPNT dan BLT, Begini Syaratnya
Kabar Gembira! Bagi yang Belum Pernah Terima Bansos Bisa Dapat Bantuan PKH BPNT dan BLT, Begini Syaratnya

AYOJAKARTA.COM – Bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat memiliki kuota penerima.

Hal ini menyebabkan tidak semua masyarakat yang tergolong layak menerima bantuan akan mendapatkan bansos.

Karena adanya kuota ini, masyarakat yang seharusnya layak dibantu secara ekonomi belum bisa mendapatkan bantuan sosial dikarenakan kuotanya sudah penuh.

Baca Juga: Mohon Maaf! Pencairan PKH Tahap I Tahun 2023 Hanya untuk 3 Komponen Kategori Ini Saja, Simak Selengkapnya

Terakhir, pemerintah telah melakukan pemutakhiran data di akhir bulan Desember, seperti dikutip AyoJakarta.com melalui laman YouTube Pendamping Sosial, Jumat (6/1/2023).

Pemutakhiran data tersebut diberlakukan untuk penerimaan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di bulan Desember 2022 melalui Kantor Pos.

Banyak temuan bahwa penerima tidak ditemukan, sudah pindah, ataupun sudah meninggal dunia ketika bantuan disalurkan lewat Kantor Pos.

Hal ini menyebabkan bansos yang seharusnya disalurkan kepada penerima dikembalikan lagi ke kas Negara, sehingga otomatis akan ada sisa kuota.

Baca Juga: Hore! Bansos Tetap Lanjut di Tahun 2023 Meski PPKM Dicabut, Apa Saja? Ini Daftar dan Nominalnya

Beberapa kuota yang kosong bisa diisi oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang baru atau penerima bansos yang baru.

Pendamping sosial di bulan Desember 2022 juga telah melakukan survey langsung pada KPM penerima bansos

Didapati temuan beberapa KPM yang telah mampu dari segi ekonomi ternyata belum dimutakhirkan datanya, sehingga temuan-temuan seperti ini akan dilaporkan ke pusat.

Hal ini dimaksudkan untuk menentukan orang tersebut lanjut menerima bansos atau tidak.

Dari beberapa hal di atas, disimpulkan bahwa terdapat beberapa kuota penerima bansos yang kosong yang bisa diisi oleh penerima bansos yang baru.

Lantas bagaimana cara mendapatkan bantuan sosial tersebut?

Untuk bisa mendapatkan bansos maka, masyarakat harus terdata terlebih dahulu di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Adapun cara agar bisa terdaftar di DTKS yaitu sebagai berikut:

1. Mendaftarkan diri melalui desa atau kelurahan setempat.

Selanjutnya pihak desa akan melakukan musyawarah desa untuk ditetapkan nama-nama penerimanya.

Daftar nama yang datanya sudah masuk melalui desa akan dibuatkan pengesahan agar data masuk DTKS.

2. Melakukan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos

Aplikasi ini dapat diunduh di Playstore ataupun Appstore.

Caranya dengan membuat akun dan mengaktivasi terlebih dahulu baru kemudian dapat mengusulkan diri sendiri maupun mendaftarkan lima orang lain.

Kabar baiknya, di aplikasi Cek Bansos ini ada pula fitur untuk menyanggah orang-orang yang mampu secara sosial ekonomi tetapi masih mendapatkan bansos.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bansos
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.