Perayaan Imlek, Warisan Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid yang Menjadi Tonggak Peradaban Indonesia

Perayaan Imlek, Warisan Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid yang Menjadi Tonggak Peradaban Indonesia
Perayaan Imlek, Warisan Kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid yang Menjadi Tonggak Peradaban Indonesia

AYOJAKARTA.COM – Perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa yang jatuh pada tanggal 22 Januari 2023 menjadi salah satu hari libur nasional dan disusul dengan cuti bersama.

Suasana meriah jelang Imlek di sejumlah wilayah Tanah Aair juga sudah terlihat sejak beberapa pekan sebelumnya.

Meriahnya perayaan Imlek hingga membuat suasana merah sejumlah wilayah tidak terlepas dari peran Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Baca Juga: Wajib Tahu! 4 Amalan yang Menjamin Rezeki Datang Sendiri! Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Bagi masyarakat Tionghoa yang tumbuh di masa Orde Baru, perayaan Imlek tidak lebih dari perayaan keluarga atau seremonial yang inklusif.

Sebab pada era tersebut, tidak sedikit peraturan untuk melakukan pembatasan terhadap agama, kepercayaan dan adat istiadat bagi etnis Tionghoa.

Dari penamaan marga, kepemilikan tanah, bahkan usaha-usaha untuk membangun rumah peribadatan, semua mengalami hambatan.

Sampai kemudian di tanggal 17 Januari 2000, Abdurrahman Wahid yang saat itu menjabat sebagai Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ajaran Doa Mensyukuri Nikmat dari Syekh Ali Jaber, Dapat Dipanjatkan Setelah Subuh dan Magrib

Lahirnya Keppres No.6 Tahun 2000 tentang pencabutan Keppres No.14 tahun 1967 tentang agama, kepercayaan dan adat istiadat Cina, menjadi warisan sejarah Gusdur.

“Dengan ini penyelenggaraan kegiatan keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadat Cina dilaksanakan tanpa memerlukan izin khusus sebagaimana berlangsung selama ini,” demikian petikan isi Keprres tersebut.

Penggalan dalam Keppres tersebut menjadikan masyarakat Tionghoa tidak perlu lagi untuk merasa tersisihkan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia yang plural.

Menurut Gus Dur, etnis Tionghoa termasuk bagian dari Bangsa Indonesia yang memiliki kewajiban serta hak yang setara dengan etnis lainnya.

Seiring dengan lahirnya Keppres tersebut, etnis Tionghoa di Indonesia kemudian menobatkan Gus Dur sebagai Bapak Tionghoa Indonesia.

Presiden RI keempat yang memimpin selama 21 bulan tersebut, pada 30 Desember 2009 tutup usia.

Meski sudah tidak lagi berada di tengah masyarakat Tionghoa, dalam setiap momen Imlek Gus Dur selalu mendapat perlakuan khusus.

Seperti yang dilakukan oleh Perkoempoelan Sosial Boen Hian Tong Rasa Dharma kota Semarang, Jawa Tengah.

Para anggotanya menyajikan kuliner berupa tempe mendoan yang merupakan salah satu makanan kesukaan Gusdur.

Etnis Tionghoa bersama etnis lain disana juga menyempatkan untuk melakukan ziarah atau Ceng Beng ke makam Gus Dur yang berada di Jombang, Jawa Timur.

“Gus Dur membuka sebuah jalan di peradaban,” jelas Wen Shi Ling Ling, kepala sekretariat Rasa Dharma, saat menjawab alasan keberadaan foto Gusdur di ruang altar. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.