AYOJAKARTA.COM - Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan bahwa sikap Ferdy Sambo pada awal kasus pembunuhan berencana Brigadir J kurang baik.
Di mana Kamaruddin Simanjuntak sempat menawarkan perdamaian antara Ferdy Sambo dan keluarga Brigadir Yosua.
Sayangnya, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ini tak memberikan respons atau itikad baik untuk meminta maaf pada keluarga Yosua pada waktu itu.
"Tawaran saya di bulan Juli sampai Agustus adalah kamu menyesal dan meminta maaf, kembali kepada jalan yang benar, biar saya minta keluarga mengampuni kamu, kepada Ferdy Sambo dan istrinya. Bahkan saya tawarkan untuk mendengar curahan isi hati daripada nenek PC," kata Kamaruddin Simanjuntak dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTV.
Adapun tawaran pengampunan tersebut disampaikannya secara terbuka melalui media oleh pengacara keluarga Yosua setelah kasus ini mencuat ke permukaan publik. Akan tetapi Ferdy Sambo sama sekali tak merespons tawaran tersebut.
Kemudian, pada waktu yang sama Richard Eliezer menghubungi pengacara keluarga Yosua agar bisa menjembatani pertemuan keluarganya dengan pihak keluarga Yosua.
"Yang merespons cuma satu, yaitu Bharada Richard Eliezer," ucap Kamaruddin.
Lebih lanjut, Kamaruddin juga meminta keluarga Yosua untuk mengampuni Richard Eliezer dalam kasus perkara tersebut.
"Maka saya minta pada keluarga, ampuni Bharada Richard Eliezer. Bahkan saya biayai, saya pertemukan, saya bawa ke restoran Baku Sayang. Saya bawa ke sana, Kita sengaja makan di restoran Baku Sayang supaya kalian bisa saling mengampuni dan baku sayang sampai tua," kata Kamaruddin yang dikutip dalam acara kontroversi metrotv, Selasa (31/1/2023).
Sedangkan Kamaruddin menyebutkan bahwa Richard dan Yosua sudah menjadi manusia merdeka, namun dibalik itu sikap atasan mereka Ferdy Sambo terus menyebarkan berita yang tidak bisa dibuktikan terkait pelecehan yang dialami istrinya Putri Candrawathi.
"Bharada Eliezer sudah menjadi manusia yang merdeka. Tinggal kepada Tuhan, saya yakin Tuhan pasti sangat suka pertobatan orang jahat kembali ke jalan yang benar. Tetapi Ferdy Sambo tidak mau merespons. Dia terus memfitnah orang mati," ungkap Kamaruddin.
Disisi lain Kamaruddin juga menilai bahwa Ferdy Sambo seolah-olah pelaku yang sekaligus jadi malaikat dalam perkara tersebut.
Sementara itu ia juga menjelaskan bahwa seandainya Ferdy Sambo merespon apa yang ditawarkannya pada waktu itu mungkin saat ini ia sudah mendapat pengampunan dari keluarga Yosua.***

Share this article
Kamaruddin Simanjuntak sebut Ferdy Sambo tak ingin damai dengan keluarga Yosuam justru selalu memfitnah tanpa mau diampuni.