AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD ramai diperbincangkan.
Pasalnya Mahfud MD dikabarkan membujuk Presiden Jokowi agar menjegal Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024.
Lebih heboh lagi, Mahfud MD dikabarkan menyarankan agar Anies Baswedan maju ke Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 dengan menggunakan senjata atau taktik kasus hukum.
Baca Juga: Mahfud MD Datang ke Persidangan untuk Membebaskan Bharada E Bikin Ferdy Sambo Kaget! Benarkah?
Atas kehebohan kabar tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD kemudian memberikan klarifikasinya.
Dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com pada Rabu (1/2/2023), Mahfud MD mengatakan jika tidak ada laporan apapun kepada Presiden Jokowi apalagi terkait jegal-menjegal dalam jajaran kabinet.
“Tetapi tidak ada kita minta melapor ke Presiden ini harus dijegal, tidak ada sama sekali,” ujar Mahfud MD.
“Itu tafsiran publik saja. Nyatanya tidak (ada) apa-apa,” imbuh Mahfud MD melalui Kantor Kemenko Polhukam pada Selasa (31/1/23).
Tak hanya itu, Mahfud MD juga menjelaskan isu yang terlanjur mencuat ke publik soal Anies Baswedan disebut-sebut bakal ditangkap KPK.
Menurut Mahfud MD, pihak KPK sendiri sempat merasa serba salah saat mengusut kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ajang balap Formula E yang kala itu memang di masa pemerintahan Anies Baswedan.
KPK sendiri merasa bingung karena nantinya akan dianggap sebagai upaya menjegal Anies sedangkan pengusutan tersebut adalah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
“Sehingga kami merasa setiap nyebut ini lalu ramai katanya ini menjegal Anies,” kata Mahfud MD.
Meski begitu, Menko Polhukam Mahfud MD dengan tegas menyatakan kepada pihak KPK apabila ingin menindak sekelas ketua partai, Menteri, atau siapapun pastikan untuk mempertimbangkan sisi politik.
Hal tersebut dikarenakan menurut Mahfud MD, hukum secara otomatis akan kalah jika menggunakan pertimbangan secara politik.
“Saya bilang pokoknya kalau hukum tegakkan tanpa pertimbangan politik tidak usah tanya ke pemerintah. Itu kata saya kepada KPK,” ungkap Mahfud MD.
Sehingga dari pernyataan Mahfud MD tersebut bisa disimpulkan jika kabar dirinya membujuk Jokowi untuk menjegal Anies Baswedan untuk maju ke Pilpres 2024 menggunakan senjata kasus hukum tidak benar sama sekali.***
Share this article
Mahfud MD bantah tegas soal munculnya isu bujuk Jokowi untuk jegal Anies Baswedan dengan kasus hukum agar tak maju PIlpres 2024.