AYOJAKARTA.COM – Jhon Sitorus yang dikenal sebagai pegiat sosial media, ikut mengungkapkan pendapatnya tentang persaingan di dunia politik yang kian hari semakin memanas.
Salah satunya adalah persaingan antaran Anies Baswedan dan Sandiaga Uno serta Prabowo Subianto yang pada awalnya mereka disebut sebagai sahabat karib, kini malah menjadi 'musuh' pesta demokrasi mendatang.
Seperti yang telah diketahui, Anies Baswedan sudah dipastikan akan maju menjadi Capres 2024.
Baca Juga: Jelang Vonis, Deolipa Yumara Tuntut Keadilan Hukum, Sebut Ferdy Sambo Pantas Divonis Mati!
Sementara itu, Prabowo Subianto juga disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang akan diajukan sebagai Capres oleh partai Gerindra.
Kemudian muncul isu yang memanas tentang dugaan hutang piutang yang terjadi antara Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno yang menjadi perhatian publik.
Melalui akun Twitternya, Jhon Sitorus mengatakan bahwa realitas politik itu bagaikan sandiwara tak masuk akal.
Sambil melampirkan gambar Anies, Sandi, dan Prabowo, Jhon mengungkapkan rasa herannya terhadap 3 sosok yang berkecimpung di dunia politik itu.
Baca Juga: Baru! Harga dan Spesifikasi Oppo Reno8 T, Resmi Dijual di Indonesia Nih!
“Realitas Politik itu bagai Sandiwara tak masuk akal. Hari ini tertawa bersama, besok MENANGIS masing2. Hari ini saling merangkul, besok saling menendang Hari ini bagai sahabat karib, besok musuh bebuyutan. Hari ini memohon2, besok dilepeh Tak ada yg abadi, kecuali KEPENTINGAN,” tulisnya dalam cuitannya.
Sehubungan dengan hal itu, banyak orang yang kemudian berkumpul di kolom komentar dan menyampaikan pendapatnya tentang cuitan ataupun topik yang dibawa Jhon Sitorus.
Seperti salah satu komentar dari warganet yang menilai politik saling terhubung satu sama lain.
“Politik itu, mereka saling terhubung. Kepetingan besar saling terhubung. Prabowo-Megawati (Pilpres), Prabowo-Jokowi (Pilgub), Jokowi-Anis (Pilpres), Prabowo-Anis (Pilgub) mereka pernah duduk manis bersama. Dan (yakin) akan kembali bersama,” tulis seseorang.
Baca Juga: Verrel Bramasta Masuk Dunia Politik dan Resmi Bergabung Dengan Partai Amanat Nasional PAN
Di sisi lain, ada juga yang mengatakan bahwa kondisi politik akan berubah setiap waktu dan tak ada yang abadi.
Satu-satunya hal yang abadi dalam dunia politik adalah kepentingan yang dimiliki oleh setiap pihak terkait.
“Iya begitulah politik setiap detik,menit,jam dan hari terus berubah2 tidak ada yg abadi yg ada hanya kepentingan,” komentar seorang warganet.***

Share this article
Soal hubungan politik antara Anies Baswedan, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto, pegiat media sosial ini sebut sandiwara tak masuk akal