AYOJAKARTA.COM - Tepuk tangan yang dilakukan oleh Mahfud MD usai mendengar putusan vonis Hakim kepada Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada Eliezer ternyata memiliki makna.
Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam merasa bahagia saat mendengar vonis dibacakan hanya satu tahun enam bulan kepada Bharada Eliezer oleh Hakim Wahyu Imam Santoso.
Mahfud menyaksikan sidang putusan vonis yang diberikan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Mahfud MD mengutarakan isyarat tepuk tangan yang Ia lakukan Ketika mendengar putusan vonis satu tahun enam bulan kepada Bharada Eliezer.
Sambil tertawa Mahfud MD menjelaskan tepuk tangannya secara reflek dilakukan karena kaget mendengar vonis satu tahun enam bulan dibacakan.
"Ya Kaget aja," ujar Mahfud MD seperti dikutip dari youtube Kompas TV dalam acara Satu Meja,
Selain itu Mahfud MD juga memberikan alasannya mengapa Mahfud MD merasa kaget.
“Iya kaget karena ada Hakim yang begitu hebat dan berani “ Ungkap Mahfud MD.
Sebelumnya kita ketahui hukuman yang dijatuhkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu 12 tahun hukuman penjara.
namun Hakim justru memberikan vonis selama satu tahun enam bulan kepada Bharada Eliezer.
“dari 12 tahun menjadi setengah tahun itu memang perlu keberanian untuk menjelaskan itu “ ungkap Mahfud MD.
Mahfud MD begitu terkejut atas vonis yang dibacakan menjadi satu tahun enam bulan.
Pasalnya sebelumnya Mahfud MD menerawang jika vonis yang akan didapatkan oleh Bharada Eliezer itu selama empat tahun karena vonis 12 tahun sebelumnya tidak benar.
Konstruksi Hukum yang dibangun oleh Hakim dalam persidangan juga tak luput mendapat pujian dari Mahfud MD.
“ Menurut saya konstruksi peristiwa yang dibangun oleh Hakim itu luar biasa semua dipertimbangkan dalam sidang“ ungkap Mahfud MD.
Mahfud MD juga menjelaskan hal-hal yang dipertimbangkan oleh Hakim meliputi segi psikologisnya, segi politisnya, segi sosialnya dijadikan menjadi kesimpulan yang berani dan kompak dengan penuh keyakinan.
Semua hal ini lah yang menjadi surprise yang membuat Mahfud MD terkejut dan bertepuk tangan.
“Bagi saya surprise sehingga saya langsung bertepuk tangan pada waktu itu “ Ungkap Mahfud MD dengan wajah sumringah.
Mahfud Md juga begitu memuji keberanian Hakim yang menjatuhkan vonis kepada Bharada Eliezer.
“Saya katakan hakimnya hebat ini “ Pujian Mahfud MD kepada Hakim.
Kehebatan yang dimiliki oleh Hakim yang dijelaskan oleh Mahfud MD karena keberanian dari berbagai ancaman karir, ancaman fisik dan semua bisa dilakukan untuk menjatuhkan Hakim dalam mengadili ra terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana.
“Kita punya Hakim-hakim yang bermartabat menjaga marwah seperti itu di tengah eh apa peristiwa besar kasus besar seperti ini “ Pernyataan Mahfud MD.
Tepuk tangan Mahfud MD merupakan hal yang terjadi secara natural karena merasa terkejut menyambut vonis Hakim yang dibacakan untuk Eliezer yang hanya satu tahun enam bulan.
Mahfud MD juga menjelaskan jika Eliezer pantas mendapatkan vonis jauh lebih ringan daripada ke empat terdakwa lainnya karena sikap keberanian atas kejujurannya saat terpaksa menembak almarhum Yosua.

Share this article
Mahfud MD mengutarakan isyarat tepuk tangan yang Ia lakukan Ketika mendengar putusan vonis satu tahun enam bulan kepada Bharada Eliezer.