AYOJAKARTA.COM--Program bantuan senilai Rp 4,2 juta resmi dibuka pada Sabtu, 18 Februari 2023 pukul 19.00 WIB.
Program bantuan senilai Rp 4,2 juta merupakan program kartu prakerja gelombang 48 atau gelombang pertama di tahun 2023.
Salah satu syarat untuk bisa mendapatkan bantuan ini ialah berusia 18 sampai 64 tahun. Dengan total kuota 10.000 pendaftar, dan nantinya kuota akan naik secara bertahap sesuai dengan jumlah Lembaga pelatihan yang bergabung dalam ekosistem
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal youtube Diary Bansos pada (19/2/23) Jika sebelumnya, penerima bantuan sosial baik PKH, BPNT, dan bantuan sosial lainnya tidak bisa mendaftar program kartu prakerja, namun di tahun 2023 ini penerima bantuan sosial tersebut bisa ikut mendaftar program bantuan senilai Rp 4,2 juta.
Baca Juga: Cara Mudah Daftar Kartu Prakerja 2023, Intip Persyaratan dan Langkahnya di Sini!
Bagi penerima manfaat yang sudah pernah mendaftar di tahun sebelumnya namun belum berhasil, bisa melakukan update data diri untuk bisa mengikuti program kartu prakerja gelombang 48 ini
Adapun berkas yang perlu disiapkan adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), email dan data diri lainnya yang dapat diakses melalui laman www.prakerja.go.id
Berikut 6 hal penting yang perlu diketahui bagi penerima program kartu prakerja:
- Program kartu prakerja bukan program bantuan sosial.
Program kartu prakerja yang diadakan sejak tahun 2020 hingga 2022 telah menjalankan misi ganda sebagai program peningkatan kompetensi angkatan kerja dan bantuan sosial sehingga menjadi program semi bansos
Mulai 2023 program kartu prakerja fokus kepada program peningkatan potensi angkatan kerja, sehingga yang sebelumnya penerima bantuan sosial tidak bisa ikut program kartu prakerja, di tahun 2023 ini bisa ikut mendaftar.
- Nilai manfaat lebih besar senilai Rp. 4,2 juta
Total nilai manfaat di tahun 2023 lebih besar yakni senilai Rp. 4,2 juta, dengan rincian biaya pengganti transportasi dan internet sebesar Rp. 600.000, bantuan biaya pelatihan sebesar Rp. 3,5 juta dan insentif pengisian survey sebesar Rp. 100.000.
- Terdapat opsi pelatihan secara luring atau offline
Seperti yang diketahui sebelumnya, pelatihan dilaksanakan dalam bentuk daring atau online. Sedangkan di tahun 2023 ini terdapat opsi pelatihan secara luring atau offline.
Di tahun 2023 pelaksanaan pelatihan offline akan fokus di 10 Provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTT, Bali, Papua, Kalimantan Barat dan Sumatera Utara.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Lewat PT.Pos Indonesia? Inilah Berkas yang Harus Dipersiapkan
- Pelatihan online dan offline (campuran)
Tidak hanya pelatihan online maupun offline saja, tetapi dalam pelaksanaannya juga dapat dilakukan pelatihan campuran yang merupakan kombinasi antara pelatihan online dan offline di 10 Provinsi yang telah disebutkan sebelumnya.
- Pelatihan online berbentuk webinar.
Pelatihan di tahun 2023 akan dilakukan secara langsung dalam bentuk webinar, berbeda dengan sebelumnya yang hanya menonton video pelatihan saja.
- Waktu pelatihan yang lebih panjang.
Dalam pelatihan yang akan dilaksanakan di tahun 2023, standar minimal waktu pelatihan yakni 15 jam.
Hal ini dilakukan untuk memastikan ilmu yang diberikan kepada penerima manfaat benar-benar menyeluruh dan semakin berkualitas.
Inilah 6 hal penting yang perlu diketahui oleh penerima bantuan program prakerja. ***

Share this article
Berikut 6 hal penting yang perlu diketahui bagi penerima program kartu prakerja, jangan sampai salah dan terlewatkan