AYOJAKARTA.COM--Kabar hilangnya Dosen Universitas Islam Indonesia (UII), Ahmad Munasir Rafie Pratama yang hilang di Oslo Norwegia hingga kini masih menjadi misteri.
Dosen UII, Ahmad Munasir Rafie Pratama tersebut dikabarkan hilang setelah mengikuti mobilitas global di University of South-Eastern Norway di Oslo, Norwegia.
Rafie sendiri sebelum dinyatakan menghilang sempat mengirimkan sebuah pesan kepada istrinya pada 12 Februari 2023.
Hal itu disampaikan Hangga Fathana selalu Sekretaris Eksekutif UII.
"Bapak Rafie mengirimkan pesan terakhir kepada istrinya pada 12 Februari 2023 dan beberapa saat sebelum menaiki pesawat ke Istanbul yang berbunyi kurang lebih 'Menunggu boarding'," ujar Hangga seperti dilansir Ayojakarta.com pada kanal YouTube Suaradotcom.
Menurut Hangga, pesan Rafie kepada istrinya tersebut dikirim pada tanggal 12 Februari siang hari.
Dan sejak saat itu kata Hangga, Rafie tidak pernah mengirimkan pesan lagi kepada keluarga maupun kolega.
Pihak UII dan keluarga pun sudah melakukan berbagai cara dengan mengontak semua kanal media sosial milik Rafie.
"Dan Universitas Islam Indonesia beserta keluarga telah berupaya untuk mengontak dari berbagai kanal daring termasuk email dan diupayakan semua kanal tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Soal Hilangnya Dosen UII Di Norwegia, KJRI Turun Tangan
"Namun belum satupun sampai hari ini yang direspon oleh bapak Rafie," imbuhnya.
Menurut informasi yang didapat, yang disampaikan oleh Rafie seperti pesannya kepada sang istri dikuatkan oleh WhatsApp bahwa Rafie akan mendarat di Jakarta 16 Februari.
"Menurut informasi lisan yang diberikan oleh bapak Rafie dan dikuatkan dengan pesan WhatsApp kepada istri, bapak Rafie akan mendarat di Jakarta pada 16 Februari 2023 jam 18.00," ungkap Hangga.
"Adik dari bapak Rafie menunggu di pintu kedatangan dan tidak mendapati bapak Rafie hadir atau ada dalam penerbangan yang ditunggu-tunggu," tambahnya.
Bahkan pihak keluarga dan UII juga telah mengkonfirmasi nama Rafie pada Angkasa Pura.
Namun fakta mengejutkan, bahwa nama Rafie tidak ada dalam manifest penerbangan.
"Setelah melakukan konfirmasi ke Angkasa Pura nama Bapak Rafie tidak ada dalam manifest penerbangan tersebut," ujar Hangga.
Pihak UII disampaikan oleh Hangga telah berupaya membantu dengan mengubungi banyak pihak dalam proses pencarian Rafie.
Bahkan UII juga telah menyampaikan hal tersebut pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Norwegia dan Turki.
Termasuk mengontak panitia konferensi di Jeddah, Saudi Arabia yang memesankan tiket penerbangan untuk Rafie.
UII juga telah menghubungi Turkish Airline di Oslo untuk memastikan bahwa Rafie telah naik pesawat.
Dan saat ini hilangnya Rafie secara misterius inipun sudah dilaporkan pihak keluarga ke kepolisian secara resmi.***

Share this article
Terungkap pesannya kepada sang istri dikuatkan oleh WhatsApp bahwa Rafie akan mendarat di Jakarta 16 Februari.