AYOJAKARTA.COM - Membeli motor bekas bisa jadi pilihan cerdas untuk mendapatkan kendaraan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun, risiko membeli motor bekas adalah kondisinya yang bisa saja sudah mengalami penurunan performa atau bahkan cacat tersembunyi.
Nah, agar kamu tidak kecewa setelah pembelian, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan dengan cermat.
Dilansir ayojakarta.com dari akun TikTok @kang.motoran, berikut 5 hal yang harus kamu pastikan sebelum memutuskan membeli motor bekas.
Baca Juga: Debat Pilgub Jakarta 2024 Perdana Besok, Rano Karno Sebut Persiapannya tentang Program
1. Pastikan Nomor Rangka dan Mesin Sesuai STNK dan BPKB
Hal pertama yang wajib diperiksa saat membeli motor bekas adalah kecocokan nomor rangka dan nomor mesin dengan yang tercantum di STNK dan BPKB.
Hal itu penting untuk memastikan legalitas motor yang akan kamu beli dan menghindari risiko membeli motor curian.
Pastikan juga dokumen seperti STNK dan BPKB dalam kondisi lengkap dan asli.
Jika ada kejanggalan, lebih baik pertimbangkan kembali untuk membeli motor tersebut.
2. Periksa Lubang Knalpot
Knalpot motor menjadi salah satu indikator penting dari kondisi mesin. Terkait itu, pastikan lubang knalpot kering dan tidak ada tetesan oli.
Apabila ada oli di sekitar lubang knalpot, itu bisa jadi tanda adanya kebocoran oli di dalam mesin yang berpotensi menimbulkan masalah serius di kemudian hari.
Knalpot yang sudah tidak kering juga menandakan mesin sudah tidak sehat dan kemungkinan besar nantinya akan mengeluarkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
3. Cek Shock Breaker
Kondisi shock breaker yang baik penting untuk kenyamanan berkendara. Maka sebelum beli motor bekas, cek dulu apakah shock breaker kering atau ada tanda-tanda kebocoran oli.
Shock breaker yang kering dan tidak ada kebocoran menandakan motor masih dalam kondisi prima untuk meredam getaran.
Sementara jika shock breaker bocor, kamu akan merasakan guncangan yang tidak nyaman saat berkendara, terutama di jalan bergelombang.
4. Pastikan Suara di Bagian CVT Terdengar Halus
Bagi kamu yang ingin membeli motor matic bekas, bagian Continuously Variable Transmission (CVT) sangat penting untuk diperhatikan.
CVT yang baik akan mengeluarkan suara halus saat motor dinyalakan dan digunakan.
Jika kamu mendengar suara berisik atau kasar dari bagian CVT, ini bisa jadi tanda adanya masalah pada transmisi yang memerlukan perbaikan.
Untuk itu, pastikan kamu dengarkan suara motor dengan seksama saat mesin dihidupkan.
Baca Juga: Aplikasi Penghitung Kalori fatsecret Cocok untuk Diet dan Menambah Berat Badan, Ini Ulasannya!
5. Wajib Tes Drive
Tes drive adalah langkah terakhir yang tak boleh dilewatkan. Ini adalah cara terbaik untuk mengetahui kondisi sesungguhnya dari motor bekas yang akan kamu beli.
Saat tes drive, perhatikan kelurusan stang dan pastikan motor bisa melaju dengan stabil.
Jika stang terasa berat atau motor sulit bermanuver, ini bisa berarti adanya masalah pada sasis atau roda.
Pastikan juga motor bisa melaju dengan lancar tanpa getaran atau bunyi-bunyi yang mencurigakan.
Dengan melakukan kelima hal tersebut, kamu bisa terhindar dari risiko mendapatkan motor bekas yang bermasalah. Jadi, apakah kamu sudah siap berburu motor bekas yang berkualitas?

Share this article
Risiko membeli motor bekas adalah kondisinya yang bisa saja sudah mengalami penurunan performa atau bahkan cacat tersembunyi.