AYOJAKARTA.COM – Bagi sebagian dari kita, istilah K3 mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, apakah kamu benar - benar tahu apa itu K3 dan seperti apa prospek profesi seorang ahli K3?
Kesehatan dan keselamatan kerja, atau disingkat K3, adalah salah satu bidang ilmu dalam kesehatan masyarakat.
K3 mempelajari pengelolaan bahaya di tempat kerja melalui antisipasi, pengenalan, evaluasi, dan pengendalian bahaya yang dapat menurunkan derajat kesehatan dan kesejahteraan pekerja.
Tujuannya adalah untuk mencegah kecelakaan dan ancaman kesehatan di berbagai sektor seperti industri, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan perusahaan pada umumnya.
Baca Juga: 5 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Termurah di Indonesia, Rekomendasi untuk yang Gagal SNBT 2024
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Poltekes BPH yang diunggah 30 November 2021, berikut 12 prospek kerja bagi seorang ahli K3:
1. Safety Officer bertugas memastikan kondisi kerja aman dan sehat bagi semua pekerja di lingkungan kerja.
2. Safety Coordinator memastikan pelaksanaan program K3 berjalan efektif dengan menerapkan prinsip plan-do-check-act.
3. Safety Technician menangani operasional K3 dan memastikan semua alat serta fasilitas memenuhi aspek K3. Termasuk melakukan uji laboratorium dan lapangan.
4. Corporate Safety
Membuat standar keselamatan, melakukan audit, mengadakan training, merumuskan target, dan mengumpulkan laporan keselamatan dan kesehatan kerja untuk dianalisis.
5. Process Safety Engineer, mendeteksi potensi bahaya, mengkalkulasi probabilitas insiden, dan menyajikan laporan mitigasi.
6. Safety Superintendent mengelola sistem dan teknis keselamatan kerja dengan pengalaman mendalam.
7. Permit to Work Coordinator mengelola semua aktivitas terkait izin kerja dan memastikan aspek keselamatan terpenuhi.
8. Safety Advisor, Auditor, Inspector memberikan nasihat, melakukan audit, dan inspeksi keselamatan kerja.
9. Ahli Ergonomi, melakukan penilaian dan penyesuaian tempat kerja untuk memastikan kenyamanan dan mencegah beban berlebih pada sendi pekerja.
10. Ahli K3 rumah sakit, menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit sesuai regulasi yang berlaku.
11. Industrial Hygienist, melindungi kesehatan pekerja di tempat kerja dari bahaya potensial.
12. ASN (Aparatur Sipil Negara) bekerja di kementerian dan dinas terkait K3 seperti Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Kesehatan, dan lainnya.
Dengan berbagai prospek karier yang menjanjikan, menjadi ahli K3 bukan hanya tentang bekerja, tetapi juga tentang melindungi nyawa dan kesejahteraan manusia di tempat kerja.
Baca Juga: 6 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Dikerjakan dari Mana Saja, Cocok untuk IRT dan Mahasiswa
Jika kamu memiliki passion dalam bidang ini, jangan ragu untuk mengejar pendidikan dan berkarier sebagai ahli K3.
Share this article
Kesehatan dan keselamatan kerja, atau disingkat K3, adalah salah satu bidang ilmu dalam kesehatan masyarakat.