AYOJAKARTA.COM -- Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka pendaftaran untuk calon taruna taruni mulai tanggal 15 Mei 2024.
Calon taruna taruna yang belum mendaftar di sekolah kedinasan masih dibuka pendaftaran hingga tanggal 13 Juni 2024 melalui laman resmi https://dikdin.bkn.go.id atau portal sekdin Sekdin Kemenhub resmi di https://sipencatar.dephub.go.id.
Tahun 2024 ini, Sekolah Kedinasan Kemenhub menyediakan total kebutuhan formasi penerimaan calon taruna taruni mencapai 622 kuota yang nantinya akan dibagi menjadi 15 kampus baik matra darat, laut, maupun udara.
Baca Juga: Kamu Lulusan SMA Jurusan IPS? 14 Sekolah Kedinasan Ini Bisa Jadi Pilihan Kamu!
Kementerian PAN RB telah resmi mengumumkan formasi alokasi untuk sekolah kedinasan tahun 2024.
Melalui Konferensi Pers Pengadaan CASN dan Sekolah Kedinasan tahun 2024 (3/5/24), Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas telah mengumumkan kuota penerimaan untuk sekolah kedinasan tahun 2024 mencapai 3.445 kursi.
Sekdin Kemenhub merupakan salah satu sekolah kedinasan yang memiliki jumlah perguruan tinggi terbanyak yang dapat didaftar oleh calon taruna taruni dan tersebar di beberapa daerah di Indonesia.
Dari total 622 kuota penerimaan Sekdin Kemenhub yabg disediakan, masih dibagi menjadi tiga formasi pola pembibitan, antara lain 472 pola pembibitan Kementerian Perhubungan, 144 pola pembibitan pemerintah daerah, dan 6 pola pembibitan untuk putra dan putri Papua.
Perguruan tinggi di sekolah kedinasan Kemenhub dibagi menjadi tiga matra, antara lain darat, laut dan udara.
Bagi calon taruna taruni yang belum mendaftar di sekolah kedinasan Kemenhub, bisa mengecek terlebih dahulu persyaratan pendaftaran Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan tahun 2024, sebagai berikut.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan laman Sipencatar Kementerian Perhubungan pada hari Jum'at, 7 Juni 2024, berikut persyaratan umum pendaftar atau calon taruna taruni Sekolah Kedinasan Kemenhub tahun 2024.
1. WNI, usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September 2024.
2. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, kecuali khusus untuk Program studi D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/OPU dan D-III MTP PPI Madiun, pria minimal 165 cm, dan wanita minimal 160 cm.
3. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba;
4. Syarat nilai rata-rata rapor dan ijasah (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan:
- Untuk lulusan tahun 2023 dan sebelumnya memiliki nilai rata-rata ujian pada ijazah minimal 7,0 skala 1-10 atau 70,00 skala 100,00 atau 2,8 dalam skala penilaian 1-4.
- Untuk siswa lulusan tahun 2024 harus memiliki nilai rapor rata-rata dengan komponen pengetahuan pada 5 semester (semester ganjil dan genap untuk kelas X dan kelas XI 70,00 skala 10-100.
- Saat daftar ulang calon taruna telah dinyatakan memiliki nilai rata-rata ujian tertulis pada ijazah minimal 70,00 skala 10-100.
- Untuk lulusan tahun 2023 dan sebelumnya, nilai rata-rata ijazah menggunakan penilaian dalam skala 1-10 atau skala penilaian 1-4 wajib mengkonfirmasi skor menjadi skala penilaian 10-100. Dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah asal yang telah ditandatangani oleh pihak sekolah.
- Bagi lulusan luar negeri wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).
Baca Juga: Berikut Syarat Jurusan dan Asal Sekolah Pada Seleksi Sekolah Kedinasan 2024
5. Belum pernah menikah secara adat, hukum agama dan negara dan/ atau hamil dan/atau melahirkan serta bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti proses seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan dan selama menjalani pendidikan pada Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan.
6. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).
7. Tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).
8. Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total dengan melampirkan surat pernyataan tidak buta warna pada saat pendaftaran.
9. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
Bagi calon taruna taruni yang berminat mendaftar di sekolah kedinasan Kemenhub maka bisa melihat peluang kelolosan dari total pendaftar hingga hari ini, Jum'at, 7 Juni 2024.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan laman Instagram @aymangayu pada hari Jumat, 7 Juni 2024, berikut lima perguruan tinggi naungan Sekolah Kedinasan Kemenhub yang memiliki jumlah pelamar paling rendah alias sepi peminat tahun 2024 hingga hari ini.
1. Poltekbang Palembang
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 61 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 4 kursi
Rasio keketatan: 1:15
2. Poltekbang Medan
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 37 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 2 kursi
Rasio keketatan: 1:18
3. Poltekbang Makassar
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 21 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 1 kursi
Rasio keketatan: 1:21
4. Poltekbang Jayapura
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 14 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 3 kursi
Rasio keketatan: 1:4
5. Poltekpel Sorong
Jumlah pendaftar sementara tahun 2024: 5 pendaftar
Kuota yang tersedia tahun 2024: 3 kursi
Rasio keketatan: 1:2
Share this article
Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka pendaftaran untuk calon taruna taruni mulai tanggal 15 Mei 2024.