Umumkan Pembatalan Kenaikan UKT 2024, Nadiem Makarim Masih Evaluasi 'Permohonan' dari Perguruan Tinggi

Polemik kenaikan UKT perguruan tinggi negeri memang menjadi perbincangan hangat di tengah publik hampir satu bulan belakangan ini.
Polemik kenaikan UKT perguruan tinggi negeri memang menjadi perbincangan hangat di tengah publik hampir satu bulan belakangan ini.

AYOJAKARTA.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim secara resmi mengumumkan pembatalan kenaikan UKT (Uang Kuliah Tunggal) Perguruan Tinggi tahun 2024.

Menemui awak media usai menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Senin, 28 Mei 2024, Nadiem Makarim menjelaskan tidak akan ada kenaikan UKT di perguruan tinggi untuk tahun 2024.

Keputusan pembatalan kenaikan UKT perguruan tinggi tahun 2024 ini diambil setelah mempertimbangkan masukan dari sejumlah pihak baik stakeholder, mahasiswa dan masyarakat umum.

Polemik kenaikan UKT perguruan tinggi negeri memang menjadi perbincangan hangat di tengah publik hampir satu bulan belakangan ini.

Keresahan mahasiswa baru terkait meroketnya biaya perkuliahan baik Uang Kuliah Tunggal hingga Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di perguruan tinggi memunculkan banyak protes dari berbagai pihak terutama mahasiswa.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim dalam Rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Selasa, 21 Mei 2024 telah membeberkan terkait polemik kenaikan UKT yang memantik respon keras berbagai pihak termasuk mahasiswa.

Baca Juga: Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia versi THE AUR 2024 Ternyata Ada di 10 Kampus Ini

Nadiem menjelaskan kenaikan UKT yang semula akan diberlakukan mulai ajaran baru perkuliahan tahun 2024/2025 tidak akan berdampak bagi klasifikasi UKT di tingkat rendah misalnya penerima UKT golongan 1 dan 2.

Dampak kenaikan UKT memang akan dirasakan untuk tingkat menengah ke atas di mana porsinya juga sangat kecil.

Merespon polemik kenaikan UKT perguruan tinggi, Pelaksana Tugas Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tjitjik Tjahjandarie yang juga hadir dalam rapat kerja bersama Komis X DPR RI mengatakan, bahwa kenaikan UKT yang diambil oleh sejumlah perguruan tinggi negeri dirasa cukup wajar.

Menurutnya, kenaikan UKT perguruan tinggi juga disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), peningkatan mutu pendidikan di kampus masing-masing, dan peningkatan biaya ekonomi.

Baca Juga: Calon Mahasiswa Baru Wajib Tahu! Ini 8 Program Beasiswa untuk Jenjang Sarjana, Jadi Favorit di Kalangan Mahasiswa

Melihat semakin banyaknya penolakan terkait adanya kenaikan UKT di perguruan tinggi tahun akademik 2024 hingga memicu protes keras dan demonstrasi mahasiswa, akhirnya Presiden Jokowi Widodo melakukan pertemuan dengan Mendikbudristek, Nadiem Makarim untuk membahas isu di dunia pendidikan termasuk mahalnya UKT di perguruan tinggi.

Hasilnya Mendikbudristek secara resmi mengumumkan adanya pembatalan kenaikan UKT tahun 2024 di perguruan tinggi.

Berbagai pertimbangan terkait pembatalan kenaikan UKT 2024 di perguruan tinggi diambil dengan adanya masukan dari beberapa pihak hingga bertemu dengan para rektor dari berbagai PTN.

"Kami Kemdikbudristek telah mengambil keputusan untuk menbatalkan kenaikan UKT di tahun ini dan kami akan mengevaluasi semua permintaan peningkatan UKT dari perguruan tinggi", ujar Nadiem saat melakukan wawancara bersama dengan awak media, dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube tvOnenews, pada hari Selasa, 28 Mei 2024.

Menurutnya dengan adanya pembatalan UKT tahun 2024, maka tidak ada mahasiswa yang terdampak dengan kenaikan UKT tersebut.

Baca Juga: Ini Daftar 10 MAN Terbaik di Jakarta versi Nilai UTBK Tertinggi dan Peringkat Nasional, Rekomendasi PPDB 2024

Kemdikbudristek akan melakukan evaluasi satu persatu permintaan atau permohonan perguruan tinggi untuk dapat meningkatkan UKT di tahun depan.

"Jadi, ini benar-benar kami dengarkan aspirasi dari masyarakat dan memastikan bahwa kalaupun ada kenaikan UKT harus dengan azas keadilan dan kewajaran dan itu akan kita laksanakan", pungkasnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kenaikan UKT
# pembatalan
# perguruan tinggi
# Nadiem Makarim
# 2024

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.