AYOJAKARTA.COM -- Alhamdulillah, Menteri Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim batalkan kenaikan UKT tahun ini.
Keputusan tersebut ia ambil usai dipanggil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Nadiem Makarim mengaku telah mendengar aspirasi dari berbagai pihak perihal kenaikan UKT.
Selain itu, Kemendikbudristek aman mengevaluasi ulang semua permintaan peningkatan UKT dari PTN (Perguruan Tinggi Negeri).
"Kemendikbudristek telah mengambil keputusan untuk membatalkan kenaikan UKT pada tahun ini dan kami akan mereevaluasi semua permintaan peningkatan UKT dari PTN," kata Nadiem dikutip dari YouTube Metro TV pada, Senin 27 Mei 2024.
Nadiem Makarim memastikan, tidak ada mahasiswa yang terdampak dengan kenaikan UKT di tahun ini.
"Jadi, untuk tahun ini tidak ada mahasiswa yang akan terdampak dengan kenaikan UKT tersebut," ucapnya.
Nadiem Makarim berterima masih kepada seluruh pihak yang sudah memberikannya masukan.
"Sekali lagi terima kasih kepada seluruh masyarakat, mahasiswa, para rektor dan yang sudah memberikan kita berbagai macam masukan," ujar Nadiem.
Mengenai kapan pembatalan kenaikan UKT diresmikan, Nadiem mengatakan bahwa Dirjen Dikti yang akan menjelaskan detailnya.
"Dirjen Dikti akan menjelaskan detailnya dalam waktu secepatnya," ucap Nadiem.
Baca Juga: Tes IQ: Ingin Tau Tingkat Intelegensimu? Coba Temukan Seri Angka yang Hilang dalam Waktu 15 Detik!
Sebelumnya, sejumlah PTN seperti UI, UGM, UNPAD, IPB, UB, ITS, dan UNS menaikan UKT bagi mahasiswanya.
Tak hanya UKT, PTN-PTN tersebut juga turut menaikan IPI atau iuran wajib bagi mahasiswa yang masuk jalur mandiri.
Hal tersebut menjadi polemik diantara mahasiswa, mereka mengeluhkan biaya pendidikan yang dianggap terlau melonjak tinggi.
Atas dasar itu, Nadiem Makarim dipanggil oleh DPR ke dalam rapat kerja untuk menjelaskan kebijakan tersebut.
Share this article
Menteri Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim batalkan kenaikan UKT tahun ini.