AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2025 tak lama lagi akan dibuka.
Sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang dikelola oleh kementerian dan lembaga non kementerian.
Beberapa lulusan SMA/ SMK sederajat memilih untuk masuk di sekolah kedinasan.
Sebab, peluang untuk menjadi CPNS lebih besar daripada universitas pada umumnya.
Untuk masuk sekolah kedinasan, rata-rata menggunakan syarat tinggi badan.
Ternyata ada dua sekolah kedinasan yang tidak menggunakan syarat tinggi badan loh.
Dua sekolah kedinasan tersebut adalah Politeknik Keuangan Negara atau PKN STAN dan Politeknik Statistika STIS.
Berikut adalah syarat lengkap untuk daftar di PKN STAN dan Politeknik Statistika STIS, tanpa tinggi badan:
Baca Juga: INFO PENTING! Gaji Pensiunan PNS 2025 Cair Tepat Waktu Tiap Bulan, Ini Besarannya
1. PKN STAN
PKN STAN merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Untuk masuk atau daftar di PKN STAN, pihak perguruan tinggi ini tidak mematok tinggi badan tertentu.
Syarat untuk daftar di PKN STAN adalah:
- Lulus SMA/SMK sederajata dua sampai tiga tahun terakhir
- Nilai rata-rata wajib 70,00 dengan skala 100,00 untuk calon mahasiswa yang mengambil jalur reguler dan afirmasi kewilayahan. Untuk jalur pembibitan, peserta wajib punya nilai 75,00.
- Usia maksimal 21 tahun dan minimal 14 tahun pada 1 September tahun berjalan.
- Khusus peserta jalur pembibitan tidak diberikan syarat nilai UTBK-SNBT.
- Sehati jasmani dan rohani dan bebas narkoba.
- Laki-laki: tidak bertato dan tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali ketentuan agama atau adat.
- Perempuan: tidak bertato dan tidak bertindik atau bekas ditindik anggota badan lainnya, selain telinga dan tidak ditindik di telinga lebih dari satu pasang.
- Belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama pendidikan.
- Belum pernah dinyatakan lulus pada SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.
2. Politeknik Statistika STIS
Politeknik Statistika STIS merupakan sekolah kedinasan di bawah kepemimpinan Badan Pusat Statistik (BPS).
Dikutip dari laman SPMB STIS berikut syarat masuk Politeknik Statistika STIS:
- Sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), dan bebas narkoba.
- Tidak buta warna (baik total maupun parsial), untuk pengguna kaca mata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri.
- Lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA atau SMK/MAK Bidang Keahlian Teknologi Informasi.
- Nilai Matematika (Kelompok A/Umum) dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1 s.d. 100) atau 3,20 (skala 1,00 s.d. 4,00) pada Ijazah atau nilai raport semester gasal kelas 12.
- Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September pada tahun berjalan.
Baca Juga: Terpantau Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal di BRI dan BNI, KPM Segera Cek Saldo di KKS
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS sampai dengan pengangkatan PNS.
- Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
- Bersedia mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS.
- Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS.
- Setelah lulus pendidikan di Politeknik Statistika STIS, bersedia ditempatkan sesuai pilihan formasi penempatan pada saat pendaftaran.
- Bersedia tidak mengajukan pindah lokasi penempatan dengan alasan apapun sekurang-kurangnya 7 (tujuh) tahun sejak diangkat sebagai PNS, kecuali terdapat kebutuhan organisasi.***
Share this article
Berikut adalah dua sekolah kedinasan tanpa mematok syarat tinggi badan, mana saja? Simak lengkapnya di sini.