5 Sekolah Kedinasan yang Buka Pendaftaran bagi Lulusan SMK Lengkap dengan Persyaratan yang Dibutuhkan

PKN STAN
PKN STAN

AYOJAKARTA.COM -- Siapa bilang lulusan SMK tidak bisa melanjutkan pendidikan ke Sekolah Kedinasan?

Nyatanya, ada beberapa Sekolah Kedinasan yang membuka pendaftaran bagi siswa-siswi lulusan SMK.

Pada artikel ini, akan dibeberkan Sekolah Kedinasan apa saja yang membuka pendaftaran bagi lulusan SMK beserta persyaratan yang diperlukan.

Melanjutkan pendidikan ke Sekolah Kedinasan adalah opsi lain yang bisa diambil untuk keberlanjutan pendidikanmu.

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Akan Dibuka, Ini 7 Perusahaan dan Lowongan untuk Lulusan SMA

Masuk ke Sekolah Kedinasan dianggap akan menjamin masa depan di lembaga atau instansi dalam negeri.

Tidak hanya lulusan SMA saja yang berhak masuk Sekolah Kedinasan.

Bagi kamu lulusan SMK, beberapa Sekolah Kedinasan ini membuka pendafataran untukmu.

Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @prioritydina pada Minggu (3/3/2024), ada lima Sekolah Kedinasan yang membuka pendaftaran bagi lulusan SMK lengkap beseta persyaratan yang diperlukan:

Baca Juga: 7 Kepribadian Orang dari Wallpaper Handphone, Kamu Senang Polos atau Memasang Foto Orang yang Disayangi?

1. PKN STAN

- Nilai rata-rata Rapor 7.00

- Usia minimal 15 tahun (per 1 September)

- Usia maksimal 21 tahun (per 1 September)

- Tidak ada minimal tinggi badan

- Tidak ada minimal berat badan

- Toleransi mata minus

- Toleransi buta warna

Baca Juga: Cara Mengidentifikasi Mata Seorang Psikopat, Benarkah seperti Karakter Film Hollywood?

2. Polstat STIS

- SMK peminatan Teknik Komputer dan Informatika

- Nilai rata-rata rapor 70.00

- Usia mininal 16 tahun (per 1 September)

- Usia maksimal 22 tahun (per 1 September)

- Tidak ada minimal tinggi badan

- Tidak ada minimal berat badan

- Toleransi mata minus

- Toleransi buta warna

Baca Juga: 6 Tanda Kamu Orang yang Positive Vibes, Senang Menebar Senyuman Jadi Salah Satunya

3. STIN

- Rata-rata nilai rapor 70.00

- Usia minimal 16 tahun (per 1 september)

- Usia maksimal 21 tahun (per 1 september)

- Minimal tinggi badan (Laki-laki : 165cm, Perempuan : 160cm)

- Minimal berat badan (ideal sesuai IMT)

- Tidak boleh mata minus

- Tidaa boleh buta warna

Baca Juga: 8 Bencana Alam Paling Sering Terjadi di Indonesia, Nomor 1 Ternyata Bukan Banjir

4. STMKG

- Nilai rata-rata rapor 70.00

- Usia minimal 15 tahun (per 1 september)

- Usia maksimal 23 tahun (per 1 September)

- Minimal tinggi badan (Laki-laki : 160cm, Perempuan : 155cm)

- Minimal berat badan (ideal sesuai IMT)

- Tidak boleh mata minus

- Tidak boleh buta warna

Baca Juga: Ada Berapa Garis di Pergelangan Tangan Kamu Saat Mengepal? Ada Artinya Loh!

5. Sekdin Kemenhub

- Nilai rata-rata rapor 70.00

- Usia minimal 15 tahun (per 1 September)

- Usia maksimal 23 tahun (per 1 September)

- Minimal tinggi badan (Laki-laki : 160cm, Perempuan : 155cm)

- Minimal berat badan (ideal sesuai IMT)

- Tidak boleh mata minus

- Tidak boleh buta warna

Itulah lima sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran bagi lulusan SMK, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Polstat STIS
# Sekdin
# STMKG
# STIN
# persyaratan
# PKN STAN
# SMK
# Kemenhub
# sekolah kedinasan

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.