AYOJAKARTA.COM – Di tahun 2024 ini, pendaftaran masuk berbagai sekolah kedinasan di Indonesia akan kembali dibuka.
Berdasarkan bocoran informasi yang disampaikan KemenPAN RB, pada Maret 2024 pendaftaran sekolah kedinasan akan dimulai.
Lalu untuk proses seleksi sendiri berdasarkan informasi akan dilaksanakan pada April hingga Mei di tahun yang berjalan.
Tentunya, sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan termasuk yang akan membuka pendaftaran di tahun ini.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Cocok Jadi Seorang Psikolog, Salah Satunya Peka Terhadap Emosi Orang Lain
Bagi calon taruna dan taruni yang ingin masuk sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan tahun ini, simak informasi penting terkait jalur masuknya.
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @aymangayu pada Jumat (12/4/2024), sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membuka dua jalur pendaftaran masuk.
Berikut informasi lengkap terkait dua jalur masuk sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Baca Juga: Laki-laki Bukan Perokok di Indonesia Hanya Tersisa 5 Persen, Begini Penjelasan Hasil Survei
1. JALUR POLA PEMBIBITAN (POLBIT)
- Lulusan dipersiapkan untuk menjadi ASN Kementerian Perhubungan (jalur Polbit Pusat) dan ASN Pemerintah Daerah (jalur Polbit Pemda PTDI STTD);
- Jumlah formasi yang dibuka setiap tahunnya sesuai dengan persetujuan berdasarkan Keputusan Menteri PAN RB;
- Gratis biaya akademik;
- Wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Lebih lanjut, ada tiga jalur pada pola pembibitan, berikut informasi selengkapnya:
a. Pola Pembibitan Pusat Kementerian Perhubungan
- 22 sekolah kedinasan Kemenhub;
- Lulusan ditempatkan pada Satuan Kerja Kemenhub.
b. Pola Pembibitan Pemerintah Daerah
- Diselenggarakan oleh PTDI STTD Bekasi;
- Lulusan ditempatkan pada Pemda yang dilamar sesuai dengan domisili.
c. Pola Pembibitan Putra/i Papua dan Papua Barat
- Pada 2023 hanya Poltekbang Jayapura dan Poltekpel Sorong yang membuka jalur khusus OAP;
- Lulusan ditempatkan pada Satuan Kerja Kemenhub wilayah Papua dan Papua Barat.
Baca Juga: 5 Mata Kuliah yang Sering Dianggap Sulit Oleh Mahasiswa di Dunia Perkuliahan
2. JALUR MANDIRI
- Lulusan dipersiapkan untuk bekerja di bidang Industri (NON ASN/Non Ikatan Dinas);
- Jumlah formasi ditetapkan oleh masing-masing Perguruan Tinggi Kedinasannya;
- Seluruh biaya (Akademik dan Non Akademik) dibebankan kepada peserta;
- Tidak ada SKD.
Baca Juga: 18 Jurusan Kuliah Sepi Peminat Jalur SNBT di Universitas Sebelas Maret (UNS), Ada Prodi Baru!
Poin penting lainnya yang perlu diketahui calon taruna dan taruni adalah sebagai berikut:
- Biaya Non Akademik pada Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan meliputi Biaya Permakanan, Biaya Binatu (Laundry), Biaya Kegiatan Ketarunaan dan Biaya Operasional selama Pendidikan, sedangkan;
- Biaya Akademik pada Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan meliputi biaya SPP atau biaya semester yang ditanggung pemerintah (bagi jalur pola pembibitan).***
Share this article
Ada yang gratis biaya akademik, berikut ini dua jalur masuk sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan atau Kemenhub.