AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan tahun 2024 dibuka mulai minggu kedua bulan Mei 2024.
Sebanyak 622 kuota diterima bagi calon taruna taruni yang ingin masuk sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan tahun 2024.
Kuota ini menurun drastis hingga 55,82% atau sekitar 782 camaba yang bisa diterima dari total kuota di tahun 2023 sebanyak 1.408 orang.
Dari total 622 kuota, masih dibagi menjadi tiga alokasi, antara lain 368 kuota untuk penempatan pusat Kemenhub, 218 untuk penempatan di pemerintahan daerah dan 36 kuota untuk putra dan putri Papua.
Sebagai informasi, Sekolah Kedinasan Kemenhub di bawah naungan Kementerian Perhubungan yang memiliki 22 cabang sekolah kedinasan di berbagai daerah.
Sekolah Kedinasan Kemenhub dibagi menjadi tiga, di antaranya Sekdin matra darat, matra laut dan matra udara.
Jika siswa siswi lulusan SMA/SMK sederajat ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan maka bisa memilih salah satu dari 22 Sekdin Kementerian Perhubungan di tahun 2024.
Baca Juga: Ini Dia Daftar Biaya UKT di UNAIR Semua Jurusan, Mulai dari Rp0 hingga Rp25 Juta
Lalu apa saja persyaratan untuk mendaftar Sekolah Kedinasan Kemenhub 2024?
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan laman Sipencatar Kementerian Perhubungan pada hari Senin, 6 Mei 2024, berikut persyaratan pendaftar atau calon taruna taruni Sekolah Kedinasan Kemenhub tahun 2024.
1. WNI, usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun per 1 September 2024.
2. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, kecuali khusus untuk Program studi D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/OPU dan D-III MTP PPI Madiun, pria minimal 165 cm, dan wanita minimal 160 cm.
3. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba;
4. Syarat nilai rata-rata rapor dan ijasah (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan:
- Untuk lulusan tahun 2023 dan sebelumnya memiliki nilai rata-rata ujian pada ijazah minimal 7,0 skala 1-10 atau 70,00 skala 100,00 atau 2,8 dalam skala penilaian 1-4.
- Untuk siswa lulusan tahun 2024 harus memiliki nilai rapor rata-rata dengan komponen pengetahuan pada 5 semester (semester ganjil dan genap untuk kelas X dan kelas XI 70,00 skala 10-100.
- Saat daftar ulang calon taruna telah dinyatakan memiliki nilai rata-rata ujian tertulis pada ijazah minimal 70,00 skala 10-100.
- Untuk lulusan tahun 2023 dan sebelumnya, nilai rata-rata ijazah menggunakan penilaian dalam skala 1-10 atau skala penilaian 1-4 wajib mengkonfirmasi skor menjadi skala penilaian 10-100. Dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah asal yang telah ditandatangani oleh pihak sekolah.
- Bagi lulusan luar negeri wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).
5. Belum pernah menikah secara adat, hukum agama dan negara dan/ atau hamil dan/atau melahirkan serta bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti proses seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan dan selama menjalani pendidikan pada Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan.
6. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).
7. Tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).
8. Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total dengan melampirkan surat pernyataan tidak buta warna pada saat pendaftaran.
9. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
Berikut persyaratan kelengkapan berkas yang harus dilampirkan atau diunggah saat pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2024.
- Pas foto terbaru berwarna latar belakang merah, menghadap ke depan ukuran 4 x 6 cm (ukuran minimal 120 kb maksimal 500 kb dengan format .jpg)
- KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP dengan format .jpg ukuran maksimal 500 kb
- Ijazah SMA/SMK/MA dan sederajat bagi calon peserta yang sudah dinyatakan lulus atau rapor SMA/SMK/MA dan sederajat (2 Semester) bagi calon peserta yang belum dinyatakan lulus atau masih duduk di kelas 12 (dua belas)
- Surat penyetaraan / persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing dengan format PDF ukuran maksimal 1000 kb.
- Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran sesuai dengan perguruan tinggi yang dipilih dengan menyertakan nama dan NIK yang tercetak pada bukti pembayaran (ukuran maksimal 500 kB dengan format .jpg)
- Persyaratan lainnya yang diunggah dalam 1 (satu) berkas dengan format PDF ukuran maksimal 2MB yang terdiri atas:
- Formulir Pernyataan Calon Taruna/Taruni SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2022 bermaterai 10.000 rupiah, dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template
- Surat Pernyataan Mutlak Menyetujui Hasil SIPENCATAR bermaterai 10.000 rupiah, dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template
- Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Tidak Buta Warna bermaterai 10.000 rupiah, dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template
- Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku di wilayah Papua/Papua Barat(hanya untuk Pendaftar formasi Pola Pembibitan Kemenhub khusus Putra/I Papua/Papua Barat), dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template.
Untuk keterangan dan informasi selengkapnya terkait pendaftaran dan seleksi Sekolah Kedinasan Kemenhub 2024 bisa memantau laman resmi https://sipencatar.dephub.go.id.

Share this article
Sekolah Kedinasan Kemenhub di bawah naungan Kementerian Perhubungan yang memiliki 22 cabang sekolah kedinasan di berbagai daerah.