AYOJAKARTA.COM - Menurut data dari Kemdikbud, rata-rata biaya kuliah di Perguruan Tinggi Indonesia (PTN) di Indonesia pada 2023 lalu Rp 7,5 juta pertahun.
Sedangkan rata-rata biaya kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bisa dua kali lipatnya, yakni Rp 15 juta.
Sebagian besar operasional di PTS memang dibebankan pada mahasiswa. Jadi, tak heran jika biaya pendidikannya lebih mahal dibanding di negeri.
Berikut 7 PTS termahal di Indonesia yang dilansir Ayojakarta.com dari girlsbeyond.com, Jumat 21 Juni 2024.
- Universitas Prasetiya Mulya
Baca Juga: Masih Dipercaya Rakyat, PKB Tetap Bawa Anies Baswedan Maju Pilgub DKI Jakarta
Di urutan ketujuh PTS termahal adalah Universitas Prasetiya Mulya. Kampus ini berlokasi di Jakarta dan BSD Tangerang Banten.
Mahasiswa baru di Universitas Prasetya Mulya akan dikenakan biaya pengembangan antara Rp 60 juta hingga Rp 75 juta.
Untuk biaya kuliah Rp 12 per semester, belum termasuk biaya SKS dan praktikum.
- Universitas Bina Nusantara (BINUS)
Binus menempati sebagai kampus swasta terbaik di Indonesia sekaligus termahal keenam.
Salah satu yang menyebabkan biaya kuliah di Binus mahal, adalah prestasi akademik yang terakreditasi A oleh BAN-PT dan akreditas interasional oleh Quacquarelli Symonds.
Biaya kuliah satu semester di Binus antara Rp 17,7 juta hingga Rp 23 juta.
Masih ada biaya laboratorium, biaya peralatan dan biaya tambahannya lainnya. Besarannya antara Rp 1 juta hingga Rp 9 juta.
- LSPR Institute of Communication and Business
Kampus termahal kelima ditempati LSPR yang mengkhususkan di bidang ilmu komunikasi dan bisnis.
Kampus ini konsisten meraih penghargaan bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional.
Seperti Best of The Best Indonesia of Communications dan Certificate of Accreditation by the Academic of the Global Alliance for Public Relations & Communication Management.
Biaya pendidikan di LSPR berkisar antara Rp 21 juta hingga Rp 30 juta per semester.
- Swiss German University (SGU)
Urutan keempat PTS di Indonesia adalah Swiss German University (SGU). Kampus ini dibentuk atas kerjasama antara Swiss, Jerman dan Austria.
Karena berbasis internasinal, jadi biaya per semester di SGU berkisar Rp 27,5 juta hingga Rp 30 juta.
Ada juga biaya konfirmasi sebesar Rp 10 juta dan Rp 58,5 juta untuk biaya pengembangan.
- President University
Berada di Cikarang Jawa Barat, President University sebagai kampus termahal ketiga di Indonesia.
Kampus ini menawarkan Program Student Exchange ke 53 universitas di luar negeri.
Biaya kuliah di kampus yang memiliki empat fakultas ini mencapai Rp 300 juta untuk 10 semester atau Rp 30 juta per semesternya.
- Universitas Trisakti
Berdiri sejak 1965, Universitas Trisakti menjadi kampus swasta termahal nomor 2 di Indonesia.
Trisakti menerapkan Biaya Sumbangan Pengembangan (SP) di awal kuliah antara Rp 14 juta hingga Rp 130 juta menyesuaikan prodi.
Masih ada biaya kuliah lainnya. Seperti biaya per SKS dan praktikum yang berkisar antara Rp 33,4 juta hingga Rp 332,4 juta sesuai prodi.
- Universitas Pelita Harapan (UPH)
PTS termahal di Indonesia dipegang oleh Universitas Pelita Harapan (UPH).
Tak heran jika banyak public figure atau mereka yang memang sudah mapan secara latar belakang ekonomi kuliah di UPH.
Mahasiswa baru UPH akan dikenakan biaya Rp 41,6 juta hingga Rp 171,75 juta.
Lanjut semester 2, sebesar Rp 12,6 juta hingga Rp 50,75 juta per semester. Jika ditotal, kuliah di UPH membutuhkan biaya antara Rp 179,95 juta hingga Rp 697 juta.***
Baca Juga: KJP Plus Tahap 1 Gelombang 2 Kapan Dicairkan? Ternyata Ini yang Sedang Dilakukan Disdik DKI

Share this article
Berikut daftar kampus swasta termahal yang ada di Indonesia, biayanya ada yang mencapai Rp177 juta per semester lho!