AYOJAKARTA.COM - Memilih jurusan memang bukan perkara yang mudah, terutama karena banyak jurusan bidang yang sama, namun sebenarnya memiliki fokus dan ilmu yang berbeda.
Salah satu contohnya adalah jurusan di bidang konstruksi. Terdapat kurang lebih empat jurusan di bidang konstruksi ditambah satu jurusan seni yang masih berkaitan erat dengan konstruksi.
Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Kelas SMK, Kamis (27/6/2024), berikut lima perbedaan di jurusan teknik konstruksi dan properti:
1. Konstruksi Gedung Sanitasi dan Perawatan (KGSP)
Jurusan KGSP memfokuskan pada beberapa ilmu seperti ilmu konstruksi bangunan gedung, sistem utilitas bangunan gedung dan perawatan gedung.
Selain itu juga mempelajari tentang estimasi biaya konstruksi, sanitasi dan perawatan gedung, sistem plumbing sanitasi dan gambar teknik bangunan
Lulusan KGSP diharapkan menjadi ahli dalam bidang konstruksi, sanitasi, dan perawatan gedung.
Selain itu, lulusan jurusan ini harus siap terjun ke dunia kerja sebagai pelaksana lapangan, estimator, pengawas lapangan, drafter, surveyor, dan lain-lain.
2. Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan (KJIJ)
Jurusan KJIJ fokus mempelajari perencanaan konstruksi jalan, irigasi, dan jembatan, teknik pelaksanaan dan pengawasan pekerjaan jalan dan teknik pelaksanaan dan pengawasan pekerjaan irigasi
Tak hanya itu, jurusan KJIJ juga mempelajari tentang teknik pelaksanaan pengawasan pekerjaan jembatan, estimasi biaya pekerjaan jalan, irigasi, dan jembatan, gambar teknik bangunan serta teknik pengukuran tanah.
Prospek kerja jurusan KJIJ meliputi bekerja di dinas pekerjaan umum, kementerian lingkungan hidup, kontraktor, pelaksana lapangan, pengawas lapangan, surveyor, dan sebagainya.
3. Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP)
Jurusan BKP dulunya bernama Teknik Batu Beton dan Teknik Konstruksi Kayu yang digabung menjadi satu. Jurusan ini memfokuskan pada:
- Perencanaan bisnis konstruksi dan properti
- Pelaksanaan dan pengawasan konstruksi dan properti
- Estimasi biaya konstruksi dan properti
- Pengelolaan bisnis konstruksi dan properti
- Konstruksi bangunan
- Pengukuran tanah
- Pembuatan furniture kayu
Lulusan jurusan BKP memiliki prospek kerja sebagai pelaksana lapangan, estimator, pengawas lapangan, drafter, surveyor, pengusaha mebel, dan lain - lain.
4. Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB)
Jurusan DPIB, yang dulunya bernama Teknik Gambar Bangunan, fokus mempelajari aplikasi perangkat lunak, perancangan interior gedung dan konstruksi jalan dan jembatan, estimasi biaya konstruksi dan utilitas gedung.
Lulusan DPIB bisa bekerja sebagai drafter/junior arsitek, desainer interior, pengawas lapangan, estimator, dan sebagainya.
5. Desain Interior dan Teknik Furnitur (DITF)
Berbeda dengan jurusan lain yang lebih teknis, DITF adalah jurusan yang masuk dalam bidang seni. Jurusan ini mempelajari desain interior, gambar teknik dan presentasi dan teknik furniture.
Selain merancang ruangan yang estetis dan nyaman, DITF juga mempelajari pembuatan furnitur. Prospek kerja DITF meliputi drafter/junior arsitek, desainer interior, seniman furniture, pengusaha mebel, dan lain - lain.
Memilih jurusan di SMK memang memerlukan pertimbangan yang matang. Setiap jurusan memiliki fokus dan prospek kerja yang berbeda - beda.***

Share this article
Berikut ini adalah lima jurusan konstruksi di SMK untuk kamu yang ingin menjadi arsitek atau insinyur.