Kamu Pecinta Alam Bingung Pilih Jurusan? Ketahui Perbedaan Jurusan Kehutanan dan Ilmu Lingkungan

Ilustrasi. Terdapat perbedaan mendasar terkait jurusan kuliah Kehutanan dan Ilmu Lingkungan.
Ilustrasi. Terdapat perbedaan mendasar terkait jurusan kuliah Kehutanan dan Ilmu Lingkungan.

AYOJAKARTA.COM – Bagi pecinta alam yang hendak melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, memilih jurusan yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri.

Dua jurusan yang sering menjadi pilihan adalah Kehutanan dan Ilmu Lingkungan.

Meski keduanya sama-sama berkaitan erat dengan alam dan lingkungan, terdapat perbedaan mendasar yang penting untuk diketahui.

Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Universitas Kuningan Channel yang diunggah 7 Februari 2020, berikut perbedaan jurusan Kehutanan dan Ilmu Lingkungan.

Baca Juga: 14 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UI, Peluang Lolos Besar bagi Calon Mahasiswa Baru

1. Fokus dan cakupan ilmu

- Program studi Kehutanan fokus memahami dan mengelola hutan serta sumber daya alam yang ada di dalamnya.

Mata kuliah utama seperti konservasi hutan, ekologi hutan, manajemen hutan, dan silvikultur. Aksi Pemuda Rimba, bersih-bersih fakultas, dan kegiatan lain yang berhubungan langsung dengan pengelolaan hutan.

- Program studi Ilmu Lingkungan fokusnya menangani isu-isu lingkungan secara umum, termasuk pencemaran, pengelolaan sampah, dan analisis dampak lingkungan.
Mata kuliah utama dasar-dasar ilmu lingkungan, pengantar ekologi, pengelolaan sampah, dan teknologi daur ulang.

Kegiatan lapangan dengan proyek-proyek penelitian lingkungan, analisis pencemaran, dan pengelolaan sumber daya lingkungan.

Baca Juga: Kuota Program Studi (Prodi) Tertinggi di Jalur Seleksi Mandiri UNDIP 2024, Adakah Jurusan Favoritmu?

2. Prospek Karir

- Program studi Kehutanan, peluang karir: Manajer hutan, konsultan kehutanan, petugas konservasi, peneliti hutan, dan ahli restorasi hutan.

Sektor pekerjaan yaitu pemerintah, LSM, lingkungan, perusahaan kehutanan, dan industri terkait pengelolaan hutan.

- Program studi ilmu lingkungan, peluang karir, analis lingkungan, manajer pengelolaan limbah, peneliti lingkungan, konsultan lingkungan, dan spesialis keberlanjutan.

Sektor pekerjaan yaitu pemerintah, perusahaan swasta, LSM, konsultan lingkungan, dan sektor industri yang fokus pada keberlanjutan.

Baca Juga: 5 Prospek Jurusan SMK Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Apa Kamu Tertarik di Bidang Konstruksi?

3. Kegiatan dan organisasi mahasiswa

- Program studi Kehutanan, organisasi mahasiswa: Mahupala (Mahasiswa Kehutanan Pecinta Alam), Himpunan Mahasiswa Kehutanan (Hima Kehutanan).

UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa): Kelompok Studi Konservasi.

- Program studi Ilmu Lingkungan, organisasi mahasiswa: Himpunan Mahasiswa Ilmu Lingkungan (Hima Ilmu Lingkungan).

UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa): Berfokus pada kegiatan penelitian dan proyek-proyek lingkungan.

Baca Juga: Mengenal Program Studi atau Jurusan Kuliah Kewirausahaan S1 di UPI Tasikmalaya, Bisa Lulus Tanpa Skripsi!

4. Pembelajaran dan metode

- Studi program studi Kehutanan, pembelajaran lebih banyak di lapangan dengan eksplorasi hutan dan praktik konservasi. Penelitian hutan, praktek lapangan, dan proyek konservasi.

- Program studi Ilmu Lingkungan, pembelajaran lebih teoritis dengan fokus pada analisis lingkungan dan pengelolaan sumber daya.

Metode yang dilakukan seperti penelitian laboratorium, studi kasus, dan proyek pengelolaan lingkungan.

5. Motivasi mahasiswa

- Program studi Kehutanan dengan kecintaan pada alam dan keinginan untuk melestarikan hutan. Memperdalam pengetahuan tentang ekosistem hutan dan mengembangkan metode konservasi yang efektif.

- Program studi Ilmu Lingkungan, keprihatinan terhadap isu-isu lingkungan global dan lokal. Menyelesaikan masalah lingkungan dengan pendekatan ilmiah dan berkontribusi pada keberlanjutan planet ini.

Dengan demikian, meskipun kedua program studi ini berada di bawah Fakultas Kehutanan dan memiliki beberapa kesamaan dalam tujuan menjaga dan melestarikan lingkungan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ilmu Lingkungan
# Kehutanan
# jurusan kuliah

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.