5 Jurusan ITB yang Sepi Peminat, Nggak Nyampe 200 Lho!

Banyak calon mahasiswa mungkin kurang mendapat informasi tentang keberadaan dan prospek jurusan sepi peminat di ITB.
Banyak calon mahasiswa mungkin kurang mendapat informasi tentang keberadaan dan prospek jurusan sepi peminat di ITB.

AYOJAKARTA.COM -- Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia yang dikenal dengan program-program studi teknik dan sains berkualitas tinggi.

Setiap tahun, ribuan calon mahasiswa berlomba-lomba untuk masuk ke jurusan-jurusan favorit di ITB.

Namun, terdapat beberapa jurusan yang sepi peminat, kenapa bisa?

Banyak calon mahasiswa ITB mungkin kurang mendapat informasi tentang keberadaan dan prospek jurusan sepi peminat tersebut.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah untuk Lulusan TKJ, Ternyata Punya Prospek Kerja yang Luas!

Jurusan-jurusan yang kurang dipromosikan sering kali tidak masuk dalam radar para calon mahasiswa yang sibuk mencari informasi tentang jurusan populer.

Beberapa jurusan mungkin dianggap kurang memiliki prospek kerja yang jelas atau cerah dibandingkan dengan jurusan lain yang lebih populer.

Calon mahasiswa seringkali lebih memilih jurusan yang memiliki reputasi kuat dalam hal penempatan kerja dan gaji yang menjanjikan.

Jurusan-jurusan tertentu mungkin memiliki materi kuliah yang dianggap sangat spesifik dan sulit oleh calon mahasiswa.

Baca Juga: Ingin Masuk Universitas Indonesia? Inilah 15 Jurusan Sepi Peminat di UI, Peluang Diterima Besar jadi Mahasiswa

Misalnya, jurusan yang memerlukan pemahaman mendalam tentang bidang ilmu tertentu yang tidak terlalu diminati oleh banyak orang.

Tidak semua bidang ilmu menarik bagi semua orang. Beberapa jurusan mungkin menarik hanya bagi segelintir orang yang memiliki ketertarikan khusus.

Misalnya, jurusan yang berfokus pada penelitian dasar mungkin kurang diminati dibandingkan jurusan yang lebih aplikatif.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah S-1 Termurah di UNY Jalur Mandiri 2024, Kelompok UKT Tertinggi hanya Rp5 Jutaan

Tren di industri dan teknologi berubah dengan cepat. Jurusan yang dulunya populer bisa menjadi sepi peminat karena perubahan kebutuhan industri.

Sebaliknya, jurusan baru yang relevan dengan teknologi terkini dan kebutuhan industri cenderung lebih diminati.

Persepsi masyarakat juga berperan dalam menentukan minat terhadap jurusan tertentu.

Jurusan yang kurang dianggap "bergengsi" atau "berharga" oleh masyarakat cenderung kurang diminati, meskipun memiliki prospek yang baik di masa depan.

Baca Juga: Peluang Diterima Sangat Kecil! Hindari 10 Jurusan Kuliah S1 Ini di SIMAK UI Tahun 2024

Lokasi dan fasilitas yang tersedia di jurusan tersebut juga bisa mempengaruhi minat calon mahasiswa.

Jurusan yang berada di lokasi yang kurang strategis atau memiliki fasilitas yang kurang memadai mungkin kurang diminati dibandingkan jurusan lain yang lebih baik dalam hal tersebut.

Berikut ini adalah 5 jurusan ITB dengan peminat terkecil, dikutip dari Instagram @visedu.id.

Baca Juga: UKT Tertinggi hanya Rp5,5 Juta! Ini 8 Jurusan S1 Termurah di Universitas Negeri Malang (UM) Tahun 2024

1. Fakultas Senirupa dan Desain - Kampus Cirebon (FSRD-C)

Peminat: 158

Daya tampung: 53

2. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian - Kampus Cirebon (FITB-C)

Peminat: 206

Daya tampung: 18

3. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan - Kampus Cirebon (SAPPK-C)

Peminat: 271

Daya tampung: 20

20

4. Fakultas Teknologi Industri - Kampus Cirebon (FTI-C)

Peminat: 320

Daya tampung: 20

Baca Juga: Ini Daftar Jurusan Kuliah Kategori Mewah yang Lulusannya Jarang Dicari di Dunia Korporasi, Nomor Delapan Diluar Dugaan

5. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati - Sains (SITH-S)

Peminat: 427

Daya tampung: 56

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sepi peminat
# Jurusan
# ITB

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.