AYOJAKARTA.COM -- Ujian Tertulis Berbasis Komputer atau UTBK 2025 yang dimulai sejak 23 April, tengah mendapat banyak kecaman lantaran sejumlah kecurangan.
Selain karena ditemukannya sejumlah indikasi adanya kecurangan, pelaksanaan UTBK yang merupakan jalur masuk PTN juga ditengarai banyak mengalami kebocoran.
Mengacu pada jadwal yang telah ditentukan Penyelenggara, pelaksanaan SNPMB UTBK akan berakhir hingga tanggal 3 Mei mendatang.
Terkait dengan adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh sejumlah peserta, Profesor Edward Wolok selaku Penanggung Jawab SNPMB memberi tanggapan.
Menurut Edward, indikasi terjadinya berbagai modus kecurangan dalam SNPMB UTBK 2025 bukan merupakan hal baru dalam proses seleksi.
Setiap tahun, Panitia Penyelenggara SNPMB terus melakukan berbagai pemutakhiran terkait dengan Standar Operasi Prosedur dan Pengawasan.
Berdasarkan data pendaftaran, jumlah keseluruhan peserta SNPMB UTBK 2025 tercatat sebanyak 860,976.
Baca Juga: Kapan Pengumuman UTBK SNBT 2025? Penting, Ini Tanggal dan Link untuk Cek Kelulusan
Dari keseluruhan data tersebut, Panitia mencatat terdapat sekitar 4,000 data anomali yang tersebar di seluruh lokasi pelaksanaan UTBK.
Mengacu pada hasil temuan data anomali di lapangan, Panitia UTBK kemudian melakukan pengelompokkan secara mandiri.
“Sehingga dari hasil Monitoring dan Evaluasi kami menemukan berbagai upaya kecurangan di pusat UTBK,” jelasnya.
Beberapa upaya kecurangan yang dilakukan oleh oknum peserta UTBK 2025 antara lain dengan menyembunyikan alat komunikasi.
Baca Juga: Pengumuman UTBK SNBT 2025: Jadwal, Cara Cek Hasil, dan Persyaratan yang Harus Diketahui
Selain menggunakan kacamata yang telah dimodifikasi, Panitia juga mendapatkan sejumlah transmiter komunikasi dalam bentuk Kawat Gigi atau Behel.
Sehubungan dengan hasil temuan Panitia, Edward menyebut hal tersebut banyak ditemukan saat peserta menjalani Tes Logam atau Metal Detector.
Selain diletakkan di bagian kacamata atau Behel, Panitia juga menemukan upaya kecurangan peserta dari Ciput Hijab, Ikat Rambut dan Alat Bantu Dengar mikro.
“Kalau temuan kacamata itu ditemukan saat peserta sedang ujian, berdasarkan hasil laporan peserta di sampingnya,” ungkap Edward.
Baca Juga: Bikin Geleng Kepala! Modus Kecurangan di UTBK SNBT 2025: Ada Kamera Micro hingga Remote Desktop
Dari hasil pendalaman yang dilakukan, Panitia mendapati bahwa di dalam kacamata tersebut berisi sejumlah benda berteknologi tinggi.
Selain kamera monitor pada bagian lensa, kacamata modifikasi milik peserta juga berisi transmiter serta mikrofon di bagian gagangnya.
Melalui perangkat tersebut, Edward memastikan peserta dapat berkomunikasi secara real time dengan orang tertentu sebagai penyuplai jawaban atau Joko Luar.
Sementra untuk modus yang dilakukan oleh Joki Dalam, Edward menyebut dilakukan dengan cara mengubah kartu peserta SNPMB UTBK.
Baca Juga: UTBK SNBT 2025 Sedang Berlangsung, Ini Jadwal Pengumuman dan Tahapan Penting yang Harus Diperhatikan
Berbekal kemampuan memanipulasi tampilan kartu peserta, Joki Dalam bisa menggantikan posisi peserta untuk mengerjakan soal-soal UTBK.
Dari hasil temuan di lapangan, seorang oknum Joki Dalam bisa menggantikan atau menjalani peran sebagai peserta UTBK sekitar lima orang.***

Share this article
Ujian Tertulis Berbasis Komputer atau UTBK 2025 yang dimulai sejak 23 April, tengah mendapat banyak kecaman lantaran sejumlah kecurangan.