AYOJAKARTA.COM -- Viral Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) kembali diwarnai kasus kecurangan.
Kali ini Universitas Jember (UNEJ) sebagai salah satu lokasi pelaksanaan UTBK 2025 berhasil membongkar praktik kecurangan tersebut.
Modus kendali komputer jarak jauh digunakan dalam praktik ini dan ironisnya kasus tersebut turut melibatkan seorang oknum pegawai honorer kampus.
Baca Juga: Kecurangan UTBK SNBT 2025 Terungkap, Ini Deretan Modus hingga Sanksi Tegas dari Panitia SNPMB
Kecurangan ini terungkap saat petugas Unit Pelayanan Akademik dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Universitas Jember melakukan pemeriksaan perangkat jaringan di ruang laboratorium komputer.
Tercatat sejumlah alat bukti ditemukan, di antaranya dua unit komputer mini satu unit router kabel internet dan satu unit UPS.
Perangkat tersebut diduga digunakan untuk menyambungkan komputer peserta UTBK dengan komputer joki melalui sistem proksi.
Maka dengan cara ini pelaku bisa mengendalikan komputer peserta ujian dari jarak jauh tanpa terdeteksi oleh pengawas.
Baca Juga: Auto Gagal! Skor UTBK SNBT 2025 Tidak Akan Keluar, Salah Satunya Melanggar Aturan Berpakaian
Lebih mengejutkannya lagi aksi kecurangan ini diduga sudah direncanakan sejak lama. Perangkat-perangkat penunjang telah dipasang di ruang laboratorium sejak Oktober 2019 dan baru terungkap saat pelaksanaan UTBK 2025.
Dalam pengungkapan kasus ini diketahui pula seorang oknum pegawai honorer kampus terlibat.
Oknum tersebut berperan menyembunyikan perangkat ilegal tersebut ke dalam kardus printer guna mengelabui pengawas ujian.
Aksi ini menunjukkan adanya keterlibatan orang dalam yang memanfaatkan posisinya untuk mendukung tindak kecurangan akademik.
Baca Juga: Kamu Lihat Adanya Kecurangan UTBK SNBT 2025? Begini Cara Melaporkannya ke Ombudsman RI
Prof. Selamin Wakil Rektor I Universitas Jember sekaligus Ketua Pusat UTBK UNEJ menyatakan bahwa pihak kampus telah mengambil tindakan tegas.
Oknum pegawai tersebut langsung diberhentikan dan kasusnya dilimpahkan ke panitia pelaksana seleksi nasional untuk proses lebih lanjut.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru segera mendiskualifikasi peserta UTBK yang terbukti berbuat curang.
Baca Juga: Makin Canggih! Ini Model Kecurangan UTBK 2025: 50 Peserta Terlihat dan Ada 10 Joki
Selain itu, Universitas Jember meningkatkan pengawasan di seluruh ruangan ujian hingga pelaksanaan UTBK selesai pada 3 Mei 2025.
Langkah ini diambil guna memastikan pelaksanaan seleksi berjalan jujur, transparan dan bebas dari manipulasi.
Prof. Selamin juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak tergoda praktik curang karena resikonya sangat besar, mulai dari diskualifikasi hingga sanksi pidana jika terbukti melanggar hukum.***
Share this article
Viral Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) kembali diwarnai kasus kecurangan.