Halodoc for Business Rilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026

(Kiri-kanan) dr. Irwan Heriyanto, Ruth Novalinda, Fibriyani Elastria, dan Saswat Satadal dalam Peluncuran Indonesia Employee Health and Benefit Report 2026 dan HaloAssist (Foto: Dok Birny Birdieni)
(Kiri-kanan) dr. Irwan Heriyanto, Ruth Novalinda, Fibriyani Elastria, dan Saswat Satadal dalam Peluncuran Indonesia Employee Health and Benefit Report 2026 dan HaloAssist (Foto: Dok Birny Birdieni)

AYOJAKARTA.COM-- Halodoc for Business merilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026, laporan berbasis data mengenai lanskap perilaku dan biaya kesehatan tenaga kerja Indonesia pada tahun 2026. Laporan ini bersumber dari lebih dari 1 juta transaksi layanan kesehatan dan lebih dari 3.000 diagnosis ICD-10 yang tercatat dalam ekosistem Halodoc for Business sepanjang kuartal pertama 2026, mencakup lebih dari 30 sektor industri.

Temuan di laporan ini menyajikan gambaran nyata tentang bagaimana karyawan Indonesia mengelola kesehatan mereka dan mengapa pendekatan benefit yang bersifat umum tidak lagi menjadi solusi.

Indonesia saat ini dalam kondisi di tengah tekanan inflasi medis yang diproyeksikan mencapai 15,1% di Indonesia pada 2026, peringkat kelima di Asia Pasifik, di atas rata-rata global 14%, perusahaan-perusahaan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin nyata, yakni bagaimana menjaga produktivitas tenaga kerja tanpa membiarkan biaya kesehatan tidak terkendali.

Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria menegaskan bahwa jawaban atas tantangan ini tidak dimulai dari pemangkasan anggaran, melainkan dari pemahaman yang lebih dalam. "Aset paling berharga sebuah perusahaan adalah sumber daya manusianya. Dan saat ini, banyak perusahaan Indonesia masih mengelola kesehatan karyawan secara reaktif, tanpa data yang memadai untuk memahami di mana risiko sesungguhnya berada," katanya dalam media gatheringnya di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Dia menegaskan bahwa Indonesia Health Benefit Insights Report 2026 hadir untuk mengubah itu. "Laporan ini bukan hanya tentang angka kesehatan, ini adalah cermin untuk melihat profil kesehatan tenaga kerjanya secara nyata, dan dasar untuk merancang strategi yang benar-benar tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan," jelasnya.

Menurut dia, laporan ini juga menegaskan bahwa hambatan terbesar terhadap kesehatan karyawan di Indonesia bukan soal kesadaran, melainkan soal akses.

Terlalu banyak pekerja yang menunda pengobatan bukan karena tidak mau, tetapi karena sistem yang ada membuat prosesnya lebih sulit dari seharusnya dan penundaan itulah yang pada akhirnya mengubah keluhan ringan menjadi kondisi yang jauh lebih mahal untuk ditangani di kemudian hari.

Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS memaparkan temuan dan data kesehatan yang menjadi dasar dari laporan ini. "Data dari lebih dari 1 juta transaksi kesehatan karyawan yang tercatat oleh ekosistem kami menemukan bahwa profil penyakit tenaga kerja Indonesia berubah secara konsisten seiring usia," katanya.

Dalam hal ini, dari infeksi saluran pernapasan akut pada kelompok muda, gangguan muskuloskeletal akibat aktivitas kerja pada usia produktif 30–49 tahun. Hingga penyakit kardiovaskular dan kanker yang mendominasi biaya pada kelompok usia 50 tahun ke atas.

Perbedaan gender pun tidak kalah signifikan dimana ada sebanyak 81% pasien kardiovaskular adalah laki-laki, sementara 72% pasien kanker adalah perempuan, dua prioritas skrining yang sepenuhnya berbeda.

Bahkan dari sisi jenis layanan kesehatan, ISPA menjadi diagnosis teratas rawat jalan dan infeksi pencernaan menjadi diagnosis teratas rawat inap, keduanya adalah kondisi yang sebagian besar dapat dicegah melalui intervensi sederhana.

Menurutnya data ini bukan sekadar catatan administrasi Halodoc, ini adalah sinyal klinis yang seharusnya menjadi dasar setiap keputusan benefit kesehatan tenaga kerja di Indonesia. Terlebih lagi, laporan ini juga mengungkap efisiensi signifikan dari layanan telemedicine atau Digital Cashless Outpatient (DCO) Halodoc.

Dimana Telemedicine menangani 24% dari seluruh kasus hanya dengan 8% dari total biaya kesehatan, dengan tingkat penyelesaian kasus di atas 95% tanpa kunjungan fisik lanjutan dalam 30 hari. Lalu pada pasien kronis, penggunaan DCO menghasilkan penghematan biaya hingga 66,4% dalam 90 hari dibandingkan pasien yang tidak menggunakan layanan digital.

Ketika karyawan membutuhkan layanan kesehatan, telemedicine atau Digital Cashless Outpatient (DCO) memberikan akses digital yang cepat tapi tetap kredibel, dengan konsultasi dokter 24 jam, pengiriman obat, dan integrasi cashless dengan asuransi atau benefit perusahaan.

Ketika klaim dan administrasi benefit menjadi kebutuhan, layanan Third Party Administrator (TPA) Halodoc beroperasi dengan SLA terbaik dipasarnya, memastikan prosesnya berjalan seamless, akurat, cepat dan tanpa hambatan.

VP of Insurance di Halodoc, Saswat Satadal menjelaskan bahwa di balik seluruh layanan ini, ada inovasi teknologi AI terbaru Halodoc yang disebut sebagai HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) untuk TPA. "AI tidak hanya digunakan pada satu titik, tetapi bisa mendukung seluruh perjalanan pasien, termasuk ketika kunjungan fisik," katanya.

Saat pasien datang, AI membantu memverifikasi kelayakan kepesertaan dan dokumen secara otomatis sehingga proses menjadi lebih cepat. Selama pasien menjalani perawatan, AI memonitor tagihan setiap hari dan membantu mengidentifikasi biaya yang tidak wajar.

"Hingga saat pasien pulang, AI membantu mempercepat penyelesaian administrasi dan proses tagihan akhir. Dengan sistem yang terhubung dari awal hingga akhir, mitra rumah sakit dan Halodoc tidak lagi bergantung pada koordinasi manual melalui email atau telepon," katanya.

Sebagai informasi, Halodoc for Business saat ini melayani lebih dari 1.5 juta peserta aktif dan bermitra dengan 30 lebih perusahaan asuransi. Juga bermitra dengan 3.000 lebih mitra korporat dan didukung jaringan 4.700 lebih penyedia layanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Halodoc merupakan pelopor ekosistem layanan kesehatan digital atau telemedicine di Indonesia dengan misi menyederhanakan akses kesehatan yang mudah, aman, dan nyaman. Sejak 2016, Halodoc meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui komunikasi, edukasi, dan informasi yang mudah dipahami, serta menyediakan layanan preventif hingga kuratif dalam satu aplikasi.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Halodoc for business
# halodoc
# Telemedicine
# Halodoc
# Hallo Assist

Berita Terkait

News Update

News

Kisah Ainun Bersama PNM: Dari Mimpi Bekerja hingga Menginspirasi Perempuan di Kampung

Kisah Ainun, Account Officer PNM Mekaar, yang mewujudkan mimpi, membantu keluarga, dan mengubah pandangan kampung tentang perempuan.

Sport

Dipuji Fernando Hierro hingga Materazzi, Pau Cubarsi Jadi Senjata Rahasia Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Bek Spanyol 19 tahun, Pau Cubarsi, jadi sorotan jelang final Piala Dunia 2026 kontra Argentina. Eks pilar Piala Dunia U-17 di Indonesia ini banjir pujian usai sukses meredam Mbappe di semifinal.

Sehat

Halodoc for Business Rilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026

Halodoc for Business merilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026, laporan berbasis data mengenai lanskap perilaku dan biaya kesehatan tenaga kerja Indonesia pada tahun 2026.

Jakarta Timur

Festival Ciliwung #7 Sgera Digelar di Condet, Catat Tanggalnya!

Festival Ciliwung #7 digelar di Padepokan Ciliwung Condet pada Sabtu, 25 Juli 2026. Nikmati aneka kuliner Betawi, hiburan kesenian, arung sungai, hingga wahana membatik dalam sehari penuh.

Sehat

Halodoc Kenalkan HILDA Layanan Berbasis Teknologi AI

VP of Insurance di Halodoc, Saswat Satadal memperkenalkan inovasi teknologi AI terbaru Halodoc yang disebut sebagai HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) untuk layanan Third Party Administrato

Ekonomi

Bagaimana Dampak Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Cicilan Utang?

Rupiah melemah ke Rp17.889/USD, membengkakkan nominal utang luar negeri hingga Rp8.000 T. Bunga utang tembus Rp599,5 T dan sentimen bisnis Kadin memburuk akibat lonjakan biaya operasional.

Metropolitan

Tak Masuk Kota Paling Ramah Pejalan Kaki, Pramono: Pedestriannya Kita Perbaiki!

Pemprov DKI terus berupaya meningkatkan kualitas fasilitas pejalan kaki agar aktivitas berjalan kaki di Ibu Kota menjadi semakin aman dan nyaman.

Jakarta Selatan

Diharapkan Bisa Urai Kemacetan, Jalan Sebidang di Pasar Minggu Ditargetkan Rampung Awal Tahun 2027

Dengan adanya jalan sebidang tersebut, Pramono berharapkan bisa mengurai kemacetan dan kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan itu.

Ekonomi

Rasio Utang Pemerintah Tembus 40,54% PDB, Benarkah APBN Kita Benar-Benar Aman?

Rasio utang RI 2025 naik ke 40,54% PDB. Menkeu klaim APBN aman di bawah batas UU 60%, namun ekonom ingatkan beban bunga Rp599,5 T dan mahalnya biaya utang akibat rupiah melemah.

Ekonomi

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB 2026–2028, Perkuat Hubungan Industrial untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dan salah satu anak perusahaannya, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menyelenggarakan penandatanganan Pembaharuan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Periode 2026–2028

News

OJK Serahkan HS Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife dan BUkti Ke Kejari Jaksel

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan tersangka beserta barang bukti (Tahap II) kasus dugaan tindak pidana perasuransian PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia (dahulu PT Asuransi Jiwa Indosurya Sukses

Gadget

Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A27 yang Resmi Meluncur dengan Harga Rp6 Jutaan

Samsung Galaxy A27 Rp6,2 jutaan bawa layar punch hole AMOLED 120Hz dan chip Snapdragon 6 Gen 3 (AnTuTu 910k). HP kamera 50MP ini dukung fitur AI dasar, namun speaker masih mono.

Pendidikan

Tekan Angka Cyberbullying, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Sasar Generasi Z di SMPN 1 Balongan

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar sosialisasi Say No to Bullying bagi 352 siswa baru SMPN 1 Balongan saat MPLS 2026.

Jakarta Utara

Pramono Anung Pastikan Renovasi Jakarta Islamic Centre Segera Dimulai, Anggaran Sedang Dihitung

Pemprov DKI Jakarta tengah menyelesaikan penghitungan kebutuhan anggaran untuk memperbaiki kompleks masjid dan lembaga pendidikan Islam tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Ungkap Strategi Biayai Proyek Jakarta Tanpa APBD, Andalkan Skema KLB

Pramono mengatakan, skema KLB akan menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat pembangunan berbagai fasilitas publik di Jakarta.

Teknologi

Cuma Rp9 Jutaan! Dell Pro 14 Essential Resmi Hadir sebagai Laptop Bisnis Murah Berperforma Kencang

Dell Pro 14 Essential Rp9 jutaan ditenagai Ryzen 5 7220U, RAM 8GB DDR5 upgradable, dan SSD premium 512GB. Laptop bisnis 1,55 kg ini bawa layar IPS 16:10, Windows 11 Pro, serta garansi onsite 1 tahun.

Nasional

Kantin Sekolah Bakal Dilibatkan dalam Program MBG? Presiden Prabowo Minta BGN Segera Kaji Konsep Ini

Presiden Prabowo Subianto kini memberikan sinyal hijau terkait pelibatan kantin sekolah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bekasi

Ramai Jadi Sorotan Kasus Penyekapan Wanita di Cikarang Bekasi Ternyata Dua Orang! Satu Pelaku Masih Buron...

Ramai jadi sorotan, kasus penyekapan dan penganiayaan yang menimpa seorang wanita berinisial TS di Cikarang, Kabupaten Bekasi, mulai menemui titik terang.

Tangerang

Pasca Kebakaran Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, 398 Warga Korban ISPA Dinyatakan Pulih

Sebanyak 398 warga yang sebelumnya didiagnosis menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kepulan asap kini dinyatakan telah pulih seluruhnya.

Jakarta Utara

TPS Rusun Waduk Pluit Dibersihkan, Warga Harap Pengangkutan Sampah Dilakukan Rutin Setiap Hari

Warga berharap pengangkutan sampah tidak hanya dilakukan saat ini, tetapi juga berlangsung secara rutin agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.