AYOJAKARTA.COM - Penetapan status Waspada Kesehatan Global terkait penyebaran virus Monkeypox atau Mpox oleh WHO, turut membuat pemerintah Indonesia merespon.
Salah satu bentuk tanggapan pemerintah terhadap situasi global akibat penyebaran virus Mpox tersebut adalah dengan menggelar rapat terbatas bersama menteri kabinet.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo meminta agar seluruh jajarannya melakukan langkah mitigasi dan penanganan terhadap virus Mpox.
Terlebih karena dalam beberapa hari mendatang, Indonesia khususnya Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan forum Indonesia-Afrika.
Baca Juga: BLT Hari Ini Sudah Bisa Dicairkan di Kantor Pos, Saldo Masuk KKS Sebesar Rp600.000
Sebagaimana menjadi perhatian dunia, virus Mpox disebut menjadi salah satu ancaman serius setelah terjadinya peningkatan kasus di sejumlah negara di benua Afrika.
Guna mengantisipasi potensi merebaknya kasus virus Mpox di Indonesia, pemerintah Indonesia mulai memperketat akses perjalanan internasional.
Bentuk upaya nyata pemerintah Indonesia untuk mitigasi penyebaran Mpox adalah dengan pemeriksaan suhu, fisik serta pengisian Electronic Health Alert Card atau eHAC.
Selain diberlakukan di Bandara Soekarno-Hatta, pemeriksaan ketat juga akan diterapkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Meski demikian, hingga saat ini pemerintah Indonesia masih belum menerbitkan peringatan perjalanan internasional atau travel warning bagi siapapun.
Penanganan terkait mitigasi Mpox tersebut diungkapkan oleh Sandiaga Uno saat menghadiri salah satu acara di Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kepada awak media Menteri Bidang Parekraf menyebut langkah pencegahan merupakan salah satu hasil rapat bersama Presiden.
“Pemantauan ini di Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai, akan dicek suhu dan fisik, karena Mpox terdeteksi dengan suhu yang tinggi,” ungkap Menparekraf.
Peningkatan kasus virus Mpox di sejumlah negara termasuk Indonesia, selain berdampak pada ketatnya pemeriksaan juga pemberlakuan kembali aplikasi kesehatan digital.
Dengan diberlakukannya aplikasi Satu Sehat, setiap pelaku perjalanan Dari dan Menuju Indonesia diharuskan memenuhi sejumlah persyaratan.
Pemberlakuan kembali aplikasi digital untuk langkah pencegahan Mpox dinilai perlu dilakukan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran dan penanganan.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Jakarta menempati urutan pertama sebagai wilayah dengan jumlah temuan kasus terbesar dengan 59 kasus terkonfirmasi.
Selain Jakarta, kota lain yang juga menjadi sorotan bagi pemerintah Indonesia adalah Jawa Barat dengan 13 kasus serta Banten dengan 9 terkonfirmasi Mpox.
Untuk menekan potensi peningkatan kasus, Pemerintah juga menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih peduli dengan menjaga diri.
Selain menggandeng Kemenparekraf, Presiden juga melibatkan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan untuk mencegah penyebaran Mpox. ***
Share this article
Pemerintah Indonesia mulai perketat pemeriksaan di bandara imbas maraknya kasus virus Mpox yang menyebar di berbagai benua.