AYOJAKARTA.COM – Menjaga kesehatan otak dan tubuh tentu tidak lepas dari peran pengelolaan pola makan yang baik.
Dalam penjelasan yang disampaikan melalui kanal YouTube Alodokter, dr. Abi Noya mengungkapkan empat manfaat puasa untuk kesehatan otak.
Berikut adalah penjelasan lengkap dan detail tentang manfaat puasa untuk kesehatan otak yang wajib diketahui.
Baca Juga: 7 Manfaat Puasa Syawal, Pahala Berlimpah hingga Kesehatan Tubuh yang Jarang Diperhatikan
Manfaat Puasa untuk Kesehatan Otak
Dia menyampaikan bahwa meskipun selama puasa tidak makan dan minum dari pagi hingga maghrib, tubuh memiliki mekanisme khusus dalam penyaluran energi.
dr. Abi menekankan bahwa, manfaat puasa untuk otak dapat dirasakan secara optimal, terdapat satu syarat penting.
"Mengupayakan untuk tidak melewatkan waktu berbuka dan sahur tentunya dengan menu yang sehat dan bergizi seimbang," jelasnya.
Berpuasa bukan berarti kamu tidak bisa memenuhi asupan nutrisi, kamu bisa menyiapkan makanan yang mengandung nutrisi lengkap.
Bukan cuma karbohidrat dan protein saja, tapi juga dilengkapi dengan lemak sehat kemudian serat, vitamin, dan juga mineral misalnya dari sayur dan juga buah-buahan.
Setelah menjelaskan syarat pemenuhan nutrisi tersebut, ada empat manfaat puasa bagi kesehatan otak, di antaranya;
1. Membantu Menjernihkan Pikiran dan Memperbaiki Sel Otak
Dia menjelaskan bahwa puasa akan mengaktifkan proses autophagy, yaitu proses di mana sel-sel rusak dibuang dan sel-sel baru dibentuk kembali.
Hal ini dapat membantu menjernihkan pikiran dan memperbaiki fungsi sel otak.
2. Mengurangi Kerusakan Sel Otak
Menurut beberapa penelitian yang telah dilakukan, puasa diketahui dapat membantu mengurangi tingkat peradangan dalam tubuh.
"Puasa juga dipercaya mampu menurunkan kadar protein C reaktif yang merupakan penanda terjadinya peradangan dalam tubuh," kata dr. Abi.
Dengan mengurangi peradangan ini, puasa diyakini dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel otak.
3. Meningkatkan Fungsi Otak Secara Optimal
Praktisi kesehatan tersebut menegaskan, bahwa puasa memberikan perlindungan bagi otak dari beragam kerusakan.
"Otak yang sehat itu akan berfungsi secara maksimal," ujarnya.
Puasa tidak hanya menjaga kesehatan otak, tetapi juga meningkatkan fungsi kognitif sehingga mendukung kegiatan intelektual sehari-hari.
4. Meningkatkan Hormon Otak (BDNF)
Manfaat keempat yang diungkapkan adalah peningkatan hormon otak, yaitu Brain Derived Neurotrophic Factor (BDNF).
"Puasa juga diketahui meningkatkan hormon otak, yaitu BDNF alias brain derived neurotrophic factor yang fungsinya mengatur jalannya sinyal dan pertukaran informasi pada saraf otak sehingga dapat menunjang fungsi otak," jelas dr. Abi.
Peningkatan BDNF ini diyakini berperan penting dalam menjaga kesehatan neuron dan meningkatkan daya ingat serta konsentrasi.
Dokter menutup penjelasannya dengan saran agar setiap individu melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
"Jadi, kalau manfaat puasa bisa kamu rasakan lebih optimal, saran saya sih cek kesehatan dulu aja ke dokter," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penerapan gaya hidup sehat dan asupan nutrisi yang bergizi saat sahur dan berbuka sangatlah penting untuk menunjang manfaat yang telah disebutkan.
Dengan demikian, manfaat puasa bagi kesehatan otak tidak hanya sekadar menjaga fokus dan konsentrasi. Akan tetapi juga berpotensi melindungi otak dari kerusakan serta meningkatkan fungsi kognitif.***
Share this article
Berikut adalah penjelasan lengkap dan detail tentang manfaat puasa untuk kesehatan otak yang wajib diketahui.