Masuk Angin Setelah Perjalanan Mudik Lebaran? Jangan Nekat Mau Langsung Kerokan Sebelum Informasi ini Dipahami!

Ilustrasi. Masuk Angin
Ilustrasi. Masuk Angin

AYOJAKARTA.COM - Masuk angin merupakan gangguan kesehatan yang banyak dirasakan setelah menempuh perjalanan mudik Lebaran, sehingga niat Kerokan terbesit di kepala.  

Selain paparan AC atau udara malam, masuk angin yang mendatangkan keinginan kerokan selama perjalanan mudik Lebaran juga  dapat disebabkan karena guyuran hujan.

Penurunan suhu yang merupakan isyarat masuk angin selama perjalanan Mudik Lebaran, diyakini banyak kalangan akan kembali seimbang setelah aktivitas Kerokan dilakukan.

Prinsip mencapai keseimbangan pada tubuh yang kurang sehat sebagaimana menjadi dasar ajaran Taoisme, bagi masyarakat Tiongkok diaplikasikan dengan kerokan atau Gua Sha.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Wisata Jabodetabek untuk Libur Lebaran 2025

Kerokan atau Cao Gio bagi orang Vietnam atau Goh Kyol bagi masyarakat Kamboja, merupakan bentuk pengobatan tradisional yang dikenal luas oleh masyarakat Timur.

Dengan menggunakan benda tumpul seperti kayu, koin atau gerabah serta rempah, bagian tubuh tertentu akan dikerik hingga menimbulkan bekas.

Meski sempat dianggap sebagai bentuk tindakan abuse oleh sebagian masyarakat Barat, bagi orang Timur kerokan yang ada sejak abad 12 merupakan jenis pengobatan tradisional.

Bagi sebagian pembela hak manusia dari Barat, warna merah di kulit saat kerokan terjadi karena adanya perubahan tekanan pada pembuluh kapiler.

Baca Juga: Nyadar Gak Kalau Vibrasi Idul Fitri 1446 H Terasa Mulai Hambar? Duta Digital Ungkap Alasan Suasana Lebaran Makin Pudar

Proses mengerik yang dilakukan secara berulang akan membuat tekstur warna menjadi semakin merah dan pekat, sehingga dianggap sebagai  bentuk penyiksaan pada manusia.

Sementara, kerokan bagi masyarakat Nusantara sendiri dipercaya dapat mengurangi berbagai macam gangguan kesehatan yang disebabkan karena masuk angin.

Campuran minyak atau cairan pelicin yang dikerok secara berulang pada permukaan kulit  dipercaya dapat menekan dan akhirnya mengusir angin berlebih di dalam tubuh.

Semakin gelap atau pekat warna merah yang muncul di permukaan kulit, bahkan dipercaya menjadi indikasi parah atau tidaknya masuk angin seseorang.

Berdasarkan pada kedua perbedaan perspektif tersebut, sains modern menegaskan bahwa selama dilakukan oleh Ahli; aktivitas kerokan bisa menjadi alternatif pengobatan.

Kerikan pada kulit atau tekanan tertentu alias pijat pada area di sekitar kerokan yang dilakukan Ahli akan menyebabkan peredaran darah menjadi lebih lancar.

Di tangan seorang Ahli, aktivitas kerokan serta pijit juga akan menimbulkan rasa nyaman pada tubuh sehingga menjadi lebih rileks dan bugar.

Agar tidak terjadi gangguan pada kulit, aktivitas kerokan menurut sains modern juga perlu dilakukan dengan tetap menjaga kebersihan terutama peralatan.

Menggunakan alat kerik secara bergantian, menurut sains justru dapat menjadi penyebab munculnya sejumlah gangguan kesehatan kulit.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kerokan
# masuk angin
# mudik
# Lebaran

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.