AYOJAKARTA.COM — Hari Raya Idulfitri identik dengan berbagai hidangan lezat seperti rendang, ketupat, dan opor ayam. Namun, bagi penderita diabetes, muncul pertanyaan, bolehkah menyantap opor ayam saat Lebaran?
Menurut Dokter Cahyo Purnomo di kanal YouTube-nya, konsumsi makanan saat Lebaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori tubuh. Asupan kalori selama Lebaran umumnya lebih tinggi karena makanan yang disajikan kaya akan santan, minyak, dan karbohidrat.
Orang tanpa diabetes memiliki mekanisme alami untuk mengatur kadar gula darah melalui produksi insulin.
Sebaliknya, penderita diabetes mengalami gangguan dalam produksi atau fungsi insulin, sehingga tubuh mereka tidak dapat mengontrol lonjakan gula darah dengan efektif. Jika asupan kalori berlebihan, kadar gula darah bisa meningkat drastis dan berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan.
Penderita diabetes sebenarnya tetap boleh mengonsumsi makanan Lebaran, termasuk opor ayam, tetapi harus dalam porsi yang terkontrol.
Jika sulit menahan keinginan untuk menyantap hidangan Lebaran, dokter menyarankan untuk menyesuaikan dosis obat atau insulin sesuai kebutuhan. Namun, perubahan dosis ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
Baca Juga: Jadwal Masuk Kerja dan Sekolah setelah Libur Lebaran 2025
Awas, Risiko Gula Darah Tinggi saat Lebaran
Mengonsumsi opor ayam atau makanan tinggi kalori tanpa kontrol dapat menyebabkan hiperglikemia, yaitu lonjakan kadar gula darah yang signifikan. Jika tidak dikendalikan, hiperglikemia dapat menyebabkan:
- Dehidrasi, karena tubuh kehilangan banyak cairan.
- Lemas dan mudah lelah, akibat gula darah tidak dapat digunakan sebagai sumber energi.
- Komplikasi serius, seperti ketoasidosis diabetik yang berpotensi membahayakan nyawa.
Baca Juga: Libur Lebaran 2025 sampai Kapan? Siswa dan Karyawan Beda Jadwal Masuknya
Tips Aman Menyantap Opor Ayam bagi Penderita Diabetes
Agar tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa risiko tinggi, penderita diabetes sebaiknya menerapkan strategi berikut:
- Batasi porsi – Ambil sedikit kuah dan pilih bagian ayam yang rendah lemak.
- Kurangi santan – Gunakan santan encer atau alternatif sehat seperti susu rendah lemak untuk mengurangi kandungan lemak jenuh.
- Hindari makanan tinggi karbohidrat – Kurangi konsumsi ketupat atau lontong dalam jumlah besar, karena bisa meningkatkan kadar gula darah.
- Konsumsi lebih banyak sayuran – Tambahkan sayuran seperti labu siam atau wortel dalam opor untuk meningkatkan serat dan membantu mengontrol gula darah.
- Rutin cek gula darah – Pantau kadar gula darah sebelum dan setelah makan untuk mengetahui respons tubuh terhadap makanan.***

Share this article
Penderita diabetes tetap bisa menikmati hidangan Lebaran dengan aman asal mengontrol porsi, memilih bahan yang lebih sehat.