AYOJAKARTA.COM - Permasalahan yang timbul saat melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan adalah bau mulut.
Hal ini tentu saja bisa menurunkan rasa percaya diri ketika sedang berinteraksi kepada orang lain.
Di artikel ini, akan dibahas apa penyebab bau mulut saat puasa Ramadan, lalu bagaimana cara mengatasinya.
Penjelasan Ahli dan Cara Mengatasi Bau Mulut saat Puasa
“Hallitosis atau bau mulut disebabkan karena adanya gas ya adanya volatile sulfur compound,” jelas Dokter Gigi Yulia Rahma, spesialis stereo dari Rumah Sakit YARSI Jakarta, dikutip dari siaran Ramadan Kita, Sabtu, 25 Maret 2023.
Bisa dikatakan peristiwa tersebut disebabkan karena adanya peningkatan bakteri anaerob di dalam rongga mulut
Sedangkan peningkatan bakteri anaerob karena di dalam rongga mulut itu ada beberapa tempat/lokasi yang bisa menyebabkan terjadinya penumpukan dari bakteri.
Baca Juga: Jangan Skip Sahur Puasa Ramadan, Buya Yahya Ungkap Keberkahan Luar Biasa dan Waktu Terbaik
Misalnya lidah, gigi berlubang, dan adanya karang gigi yang ada di rongga mulut.
Cara mengatasi bau mulut saat puasa adalah dengan cara membersihkan lidah dan menggosok gigi secara dengan cermat.
Kalau ada gigi yang berlubang, sebelum memasuki bulan puasa sebaiknya ditambal terlebih dahulu.
Sedangkan untuk karang gigi, disarankan dibersihkan secara berkala yakni 4-6 bulan sekali.
Kalau sudah dibersihkan bakteri-bakteri yang di dalam papil-papi lidah dan rongga mulut bisa tereliminasi.
Baca Juga: WAJIB TAHU! Apakah Mimpi Basah Bikin Puasa Jadi Batal? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad Berikut
Selanjutnya Dokter Yulia Rahma juga mengatakan hindari makanan yang mempunyai bau merangsang, misalnya jengkol, pete dll.
Kadi ketika sahur, lebih baik konsumsi makanan yang tak berbau merangsang dan juga jangan lupa untuk konsumsi air putih yang banyak.
Seperti yang kita ketahui, ketika menjalankan ibadah puasa air liur cenderung kering, nah pada saat itu aktivitas bakteri semakin meningkat yang disebabkan munculnya gas volatile sulfur compound tersebut.
Faktor lainnya adalah karena kurangnya aktivitas mengunyah saat puasa, yang sebabkan produksi air liur berkurang.
Mengunyah sejatinya adalah proses pembersihan daerah-daerah gigi, dan juga pembentukan produksi air liur.
Jadi bau mulut saat puasa adalah hal yang lumrah, namun untuk menghindari itu semua bisa diatasi dengan memperhatikan kebersihan gigi dan rongga mulut.
Serta perhatikan konsumsi makanan saat sahur dengan menghindari makanan yang merangsang bau-bauan.***

Share this article
Simak penjelasan dokter terkait apa penyebab bau mulut saat puasa Ramadan, lalu bagaimana cara mengatasinya.