AYOJAKARTA.COM – Usai menahan lapar serta dahaga sejak fajar hingga terbenam matahari, membuat waktu berbuka di bulan Ramadan menjadi momen paling dinanti.
Menyegerakan berbuka puasa di bulan Ramadan bagi yang menjalankan, selain sunnah juga harus memperhatikan kesehatan.
Agar terhindar dari rasa kenyang atau kembung berlebihan saat berbuka, konsumsi makanan atau minuman di bulan Ramadan perlu mendapat perhatian.
Menjaga asupan nutrisi sewaktu makan sahur dan berbuka, perlu dilakukan agar tidak menghalangi ibadah-ibadah malam selama bulan Ramadan.
Guna mendapatkan kebaikan puasa dan ibadah-ibadah sunnah di malam hari, menjaga asupan ketika berbuka perlu disiapkan.
Caranya adalah dengan mengendalikan asupan gula yang dihasilkan dari proses Refinasi atau pemutihan, karena memiliki indeks glikemik sangat tinggi.
Glikemik adalah pengukuran kadar glukosa yang akan diserap ke dalam darah, semakin tinggi glkemik maka akan mengakibatkan lonjakan gula dalam pembuluh darah.
Akibat lonjakan tersebut, tubuh akan secara otomatis menghasilkan insulin, dan membuat pankreas bekerja lebih ekstra.
Saat berbuka puasa, sebaiknya hal pertama yang dilakukan adalah mengkonsumsi air mineral dengan kapasitas cukup agar terhindar dari dehidrasi.
Mengkonsumsi air secara perlahan namun perlu dilakukan, tujuannya adalah agar tubuh tidak mengalami kaget setelah berpuasa.
Selain itu, selama berpuasa tubuh seseorang akan lebih cepat kehilangan cairan serta elektrolit, sehingga perlu dilakukan penggantian.
Namun tetap perlu dibatasi, karena lambung dan usus memiliki kapasitas, apabila diisi secara berlebihan justru akan berdampak buruk bagi sistem pencernaan.
Terkait alasan mengapa air mineral perlu dijadikan pilihan awal saat berbuka puasa adalah, karena air sangat dibutuhkan untuk metabolisme di dalam tubuh.
Dengan adanya ketersediaan cairan di dalam tubuh, maka secara otomatis tubuh juga siap untuk menampung makanan.
Untuk menjaga metabolisme tubuh, air mineral yang dikonsumsi saat berbuka juga sebaiknya air mineral yang selaras dengan suhu kamar.
Hal tersebut dikarenakan tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengubah suhu air dingin menjadi sama dengan suhu bagian dalam tubuh.
“Dampak awalnya memang terasa segar, tapi biasanya bukan menyehatkan, melainkan justru lemas,” jelas dokter Sung, dikutip Ayojakarta pada Selasa, 21 Maret 2023 dari kanal Youtube SB30 Health.
Setelah berbuka dengan minum air mineral, langkah berikutnya adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan.
Buah kupas pilihan atau kegemaran bisa disajikan dalam bentuk juice, buah potong ataupun langsung dikonsumsi.
Kebaikan buah segar bagi orang berpuasa adalah karena di dalam buah terkandung banyak cairan serta gula alami.
“Kurma bagus untuk berbuka puasa, ada seratnya dan bukan gula refinasi,” pungkas dokter Sung.***

Share this article
Agar terhindar dari rasa kenyang atau kembung berlebihan saat berbuka, konsumsi makanan atau minuman di bulan Ramadan perlu diperhatikan.