AYOJAKARTA.COM - Kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 menjadi kesedihan bagi para pecinta sepak bola.
Selain itu beberapa persiapan pun menjadi sia-sia akibat polemik penolakan tim nasional Israel masuk ke Indonesia.
Kekecewaan pun semakin terasa karena kesempatan para pemain Garuda Muda U-20 untuk bisa berlaga di ajang paling bergengsi tersebut batal terlaksana.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ferdy Sambo Bongkar Rahasia Sebelum Dieksekusi, Benarkah? Begini Kebenarannya!
Padahal harapan para pemain untuk tampil sangatlah besar, terlebih lagi kesempatan berupa slot tuan rumah menjadi angin segar bagi Timnas U20.
Masyarakat pun semakin merasa kecewa saat dua orang Gubernur yakni Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster bersuara melakukan penolakan terhadap Timnas Israel.
Beberapa pihak kemudian menganggap bahwa hal itulah yang akhirnya menjadikan Piala Dunia U 20 batal digelar di Indonesia.
Dikutip dari sebuah tangkapan layar yang diunggah melalui akun Twitter @FaktaSepakBola (30/3/2023), ditampilkan sebuah komentar yang dituliskan oleh Hokky Caraka dalam sebuah unggahan Ganjar Pranowo di akun Instagram pribadinya.
Hokky mengungkapkan keresahannya diunggahan tersebut dengan mengatakan bahwa batu lompatan yang telah dihancurkan oleh Ganjar Pranowo.
"MAKASIH BANYAK LO PAK, O IYA KAMI TAU NASIB BAPAK SUDAH TERJAMIN, MASA DEPAN BAPAK JUGA SUDAH BAGUS, SEDANGKAN KAMI PAK? KAMI BARU MAU MERINTIS KARIR MENJADI LEBIH BAIK, TAPI BATU LOMPATAN KITA SUDAH DIANCURIN SAMA BAPAK #mkshganjar_pranowo.
Namun beberapa netizen yang melihat unggahan tersehut memberikan komentar bersebrangan dengan Hokky Caraka, banyak diantaranya yang mengatakan bahwa alasan FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 karena adanya tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 lalu.
"Alasan FIFA mencoret indo bukan statmen dari beberapa pihak untuk menolak kehadiran timnas Israel. Kalo dilihat dari halaman resmi FIFA Indonesia diminta untuk memperbaiki sepak bola dalam negeri pasca terjadinya tragedi Kanjuruhan, artinya FIFA masih menyoroti kasus Malang," tulis akun @riizkiRF.
"Yang ngomong bocil bocil ga tau sejarah dan konstitusi. 135 yang tewas juga punya mimpi, apalagi mimpi mencari keadilan, mereka gabisa berbuat apa² sekarang, apalagi bermimpi menuntut keadilan, seharusnya bocil ini respect dan gk mau ikut pildun sebelum tuntas kasus Kanjuruhan," tulis akun @BasMardiana.***

Share this article
Hokky Caraka ungkap bagaimana dirinya sangat kecewa atas penolakan Israel di Indonesia oleh Ganjar Pranowo. Simak amukannya di sini!