AYOJAKARTA.COM – Sea Games 2023 yang digelar untuk mempererat hubungan antar negara 11 negara Asia Tenggara justru diduga memiliki sejumlah kecurangan.
Kamboja menjadi negara tuan rumah Sea Games 2023 yang dimulai pada 5 Mei 2023 dengan 32 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.
Sea Games 2023 diikuti oleh negara Indonesia, Kamboja, Brunei Darussalam, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste dan Vietnam.
Baca Juga: Trending BSI Dzolim di Twitter Usai 4 Hari Nasabah Masih Sulit Akses, Warganet: Auto Tutup Rekening
Pertandingan berbagai cabang olahraga pada Sea Games 2023 berlangsung dengan cukup sengit, masing-masing perwakilan negara menginginkan untuk mendapatkan medali emas.
Namun upaya untuk memenangkan Sea Games 2023 tidak semuanya dilakukan secara baik, ada sejumlah kecurangan yang diduga dilakukan oleh tuan rumah Kamboja.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @Thitipan_Mafia (11/5/2023), ada 3 dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Kamboja dalam Sea Games 2023, yaitu :
Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 52 akan Segera Ditutup, Yuk Buruan Daftar Sebelum Ketinggalan
1. Atlet pencak silat Kamboja mendapatkan medali emas tanpa bertanding
Atlet pencak silat Kamboja, Non Sromoachkromah pada babak semi final seharusnya ia bertanding dengan Muhammad Khoirul atlet dari Malaysia.
Tetapi Muhammad Khoirul tidak mau bertanding dan membuat Kamboja melaju ke babak final melawan Indonesia yang diwakilkan oleh atlet Bayu Lesmana.
Nyatanya atlet pencak silat Kamboja berhasil WO dan mendapatkan medali emas tanpa bertanding.
2. Menggunakan atlet China dalam cabor badminton
Dugaan kecurangan Kamboja terjadi pada cabang olahraga badminton beregu campuran karena Kamboja menggunakan atlet yang merupakan atlet badminton China, Zhou Meng.
3. Menggunakan atlet Amerika dalam cabor basket
Kamboja kembali terlihat menggunakan atlet yang merupakan atlet dari negara lain pada cabor basket. Keenam pemain basket Kamboja diduga merupakan atlet Amerika yang sekedar dipanggil untuk mengikuti Sea Games mewakilkan Kamboja.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Twitter @idextratime (11/5/2023), adapun dugaan kecurangan yang dilakukan negara lain, yaitu Singapura.
Tim Indonesia memasuki babak final pada e-Sport melawan tim Singapura, namun Indonesia akhirnya memutuskan untuk mundur.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes karena Singapura diduga melakukan kecurangan dengan bug abuse atau memanfaatkan bug pada game Valorant.
Bug adalah fitur kamera yang kemudian digunakan oleh Singapura untuk mengintip posisi pemain Indonesia dalam melakukan serangan.
Baca Juga: Link Pendaftaran dan Ketentuan Rekrutmen Bersama BUMN 2023 yang Dibuka Hari ini, Buruan Daftar!
Namun pada akhirnya panitia memutuskan untuk memberi medali emas juga kepada Indonesia, jadi Singapura dan Indonesia sama-sama mendapatkan medali emas.***

Share this article
3 dugaan kecurangan SEA Games Kamboja 2023 yang dilakukan oleh tuan rumah salah satunya kecurangan cabor pencak silat