AYOJAKARTA.COM - Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang rupanya tidak hanya meninggalkan duka yang mendalam.
Namun bagi beberapa orang ternyata tragedi ini meninggalkan trauma yang begitu besar.
Terlebih bagi orang-orang yang menyaksikan langsung bagaimana mengerikannya kejadian saat itu.
Baca Juga: Tak Terima Dihina di Media, Ferdy Sambo Buka Liarnya Brigadir J dan Putri Candrawathi di Magelang
Seperti halnya yang dialami oleh salah seorang komentator pertandingan sepak bola.
Komentator tersebut adalah Valentino Simanjuntak yang terkenal dengan jargon ‘jebret’ saat mengomentari pertandingan yang tengah berlangsung.
Diketahui Valen sapaan akrabnya, juga menjadi komentator liga 1 ketika insiden Kanjuruhan tersebut terjadi.
Baca Juga: Berapa Kekayaan Lesti Kejora ? Simak Harta Istri Rizky Billar yang Mewah dan Fantastis di Sini
Kemudian setelah kejadian naas dalam pertandingan sepak bola tersebut, Valentino membuat pernyataan mengejutkan bahwa ia menyatakan mundur dari profesinya menjadi komentator Liga 1.
Dikutip dari AyoJakarta.com dari kanal Youtube Crazy Lion pada (7/10/2022), Valentino Jebret mengungkapkan alasannya mundur sebagai komentator saat ditanya oleh Najwa Shihab.
Valen Jebret mengatakan bahwa malamnya saat pertandingan usai ia mendapat informasi bahwa ada korban jiwa yang meninggal mulai dari 4 hingga paginya mencapai 120 jiwa.
Kemudian Valen mengatakan bahwa ia tidak sekuat para suporter bola di sekitarnya.
“Saya gak sekuat temen-temen di sini, saya buat apalagi saya ada di sepak bola Indonesia, saya termasuk yang udah frustasi,” jawab komentator tersebut.
“Saya gak sekuat Marbun gak sekuat Akmal gak sekuat dari ketua-ketua suporter,” imbuhnya.
Valen juga mengungkapkan bahwa dirinya saat ini lebih memilih memikirkan piala dunia karena kemungkinan bisa membawanya ke luar negeri.
“Daripada saya harus siaran saya harus bernarasi membangun lagi keberanian orang untuk ke stadion, perdamain para suporter, sesama profesi harus saling menghargai bukan mencederai,” tutur komentator dengan jargon khas tersebut.
Baca Juga: BLT BBM 2022 Cair Lagi November, Begini Cara Daftar dan Cek Penerima Bansos Rp300 Ribu Itu
Lebih lanjut ia menambahkan, “Tapi kalau itu tidak ada jaminan buat saya, kalo nanti saat saya bawain acara kejadian lagi buat apa gitu.”
Valen mengakui sering menghimbau bahwa saat ini datang ke stadion merupakan hal yang aman sehingga sekarang banyak wanita dan juga anak-anak yang mau datang ke stadion.
“Saya gak bisa lagi membayangkan bagaimana rasanya temen-temen waktu itu,” jelas Valentino.
Bagi Valen Jebret pengalaman di Kanjuruhan tersebut sangat mengerikan berlebihan sampai bisa memakan korban sebanyak itu di era modern seperti saat ini yang harusnya keamanan bisa lebih ditingkatkan.
Bahkan Valen mengatakan bahwa ia merasa sangat patah hati dengan insiden yang terjadi di Kanjuruhan tersebut, sehingga ia memutuskan untuk mundur sebagai komentator liga 1.
“Kalau saya, saya gak kuat lagi itu aja masalah ya,” tegas Valen Jebret.***

Share this article
Valentino membuat pernyataan mengejutkan bahwa ia menyatakan mundur dari profesinya menjadi komentator Liga 1.