AYOJAKARTA.COM — Di era digital yang semakin maju, spam chat dari kontak tak dikenal jadi masalah yang makin sering ditemui oleh pengguna smartphone.
Entah itu lewat WhatsApp, Telegram, atau aplikasi pesan lainnya, gangguan dari pesan masuk yang tidak diinginkan jelas bikin risih.
Untuk menghindari hal ini, ada beberapa langkah efektif yang bisa kamu terapkan agar privasi dan kenyamanan tetap terjaga.
Salah satu langkah pertama yang paling efektif adalah membatasi visibilitas nomor HP kamu di ruang publik.
Baca Juga: Kenapa WhatsApp Kena Spam Terus? Coba Cek Ini Dulu
Dilansir dari TechRadar, banyak spammer memanfaatkan nomor yang mereka temukan secara online atau melalui aplikasi pihak ketiga yang mengumpulkan data pengguna.
Oleh karena itu, penting untuk tidak sembarangan menyebarkan nomor pribadi di media sosial atau forum publik.
Selanjutnya, manfaatkan fitur privasi yang sudah disediakan oleh aplikasi perpesanan.
WhatsApp, misalnya, memiliki opsi untuk menyaring siapa saja yang bisa melihat foto profil, status, hingga terakhir online.
Baca Juga: Kenapa WA Kena Spam? Jangan Isi Form Online Sembarangan!
Fitur ini sangat berguna untuk memblokir interaksi dari orang asing yang mencoba menghubungi secara acak.
Menurut CNET, memanfaatkan fitur seperti "blokir otomatis nomor tidak dikenal" dapat secara signifikan mengurangi potensi spam masuk ke dalam chat.
Mengaktifkan dua faktor otentikasi (2FA) juga jadi langkah perlindungan tambahan.
Selain menjaga akun dari peretasan, ini juga membantu mencegah penyalahgunaan akun yang bisa berujung pada penyebaran spam atas nama kamu.
Baca Juga: WhatsApp Tiba-Tiba Kena Spam? Begini Cara Mudah Agar Akun Selamat dari Pemblokiran
Selain itu, jangan ragu untuk melaporkan nomor yang mencurigakan langsung dari aplikasi yang digunakan.
Laporan pengguna sangat membantu pengembang aplikasi untuk mengenali dan memblokir akun-akun spam secara sistematis.***

Share this article
Menjaga HP kamu tetap bersih dari spam chat butuh kombinasi antara kewaspadaan pribadi dan pemanfaatan fitur teknologi.